Kemenangan Jadi Kado Ulang Tahun PSMS Medan

Komentar()
Doni Ahmad
Djanur merasa senang bisa datang tepat waktu ketika PSMS menundukkan Perseru.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman menjadikan kemenangan 1-0 atas Perseru Serui di Stadion Teladan, Jumat (20/4) malam WIB, sebagai kado untuk klub yang merayakan ulang tahun klub ke-68 hari ini.

Djadjang memberikan apresiasi kepada pemainnya yang dianggap telah berjuang keras untuk menang di laga ini. Apalagi sebelumnya mental runtuh pascatumbang dari PSIS Semarang. 

“Ucapan selamat dan apresiasi kepada pemain yang telah berjuang keras untuk pertandingan ini. Enggak penting golnya, yang penting mengamankan tiga poin. kami persembahkan kemenangan ini untuk ulang tahun PSMS. Semoga PSMS bisa lebih baik dan terus berada di Liga 1,” kata Djanur, sapaan Djadjang.

Menurut Djanur enam poin yang dikoleksi PSMS dari lima laga patut disyukuri untuk bisa bersaing di Liga 1. Pasalnya tim-tim lain juga memperlihatkan performa inkonsisten. 

“Dengan kemenangan ini enggak usah bicara klasemen, karena tim-tim besar juga ada yang berkutat dengan enam dan tujuh poin. Walaupun kalah tiga kali, enam poin ini patut disyukuri,” tambah Djanur.

“Dari sisi pertandingan cukup baik cukup dominan. Lawan nyaris tidak ada membuat peluang yang berbahaya ke gawang kami. Tapi kendala tetap penyelesaian akhir. Kemarin itu kami kalah lawan Semarang dengan lima menit kebobolan tiga gol. Itu persoalan konsentrasi dan fokus. Saya tekankan itu tidak boleh terjadi di sini.”

Djanur juga memuji performa Sadney yang bisa menggantikan peran Wilfried Yessoh dengan baik.

“Menurut saya dua pemain (Sadney dan Wilfried) itu tidak jelek amat. Mereka kurang fokus saja. Mereka punya kemampuan. Walaupun orang ngomong begini begitu, tapi saya punya harapan dengan mereka."

Djanur juga semringah bisa mendampingi tim tepat waktu. Mantan arsitek Persib Bandung ini memang sengaja mengejar penerbangan agar bisa mendampingi langsung timnya. Motivasi darinya akhirnya berbuah positif untuk tim.

“Saya pergi [pukul] 12:30 dari Yogyakarta. Saya landing 17:30 di Medan. Naik mobil ke rumah makan. Setelah ganti, motor sudah disediakan, masuk jalan tikus entah kemana. Hingga akhirnya saya tiba tepat saat kick-off. Sebelumnya saya juga kursus minta izin untuk bisa pulang lebih dulu,” ungkap Djanur.

Sementara itu kiper PSMS, Dhika Bayangkara senang timnya bisa cleansheet untuk pertama kali. Kehadiran Djanur menurutnya sangat berpengaruh positif untuk tim.

“Coach sudah kembali. Mudah-mudahan itu jadi motivasi bagi kami. Menurut saya berpengaruh tanpa kehadiran Djanur sebelumnya. Semoga ke depan kami lebih baik,” pungkasnya. (gk-71)

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini
 

Ayo buktikan kepedulianmu menjadikan sepakbola Indonesia lebih baik! Posting foto atau video di Instagram yang menunjukkan upayamu mendukung #SepakbolaSehatIndonesia. Jangan lupa mention @umbroina dan @goalcomindonesia, sertakan tagar #SepakbolaSehatIndonesia, serta raih peluang memenangkan jersey original dari Umbro! 1. Periode kuis adalah 19-25 April 2018. 2. Pengumuman akan dilakukan 27 April 2018. 3. Peserta diperbolehkan memposting sebanyak-banyaknya. 4. Harus follow @umbroina dan @goalcomindonesia serta menyertakan #SepakbolaSehatIndonesia. 5. Redaksi dan pihak Umbro Indonesia berhak menentukan pemenang. 6. Pengiriman hadiah dilakukan berdasarkan ketersediaan produk. 7. Pemenang akan dikontak oleh Goal Indonesia.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Insiden Di Kanjuruhan, Mario Gomez Ingin Komdis PSSI Tegas
2. Balada Sepekan Man United: Dari Heroik Jadi Memalukan
3. Hindari Penyusup, Tiket Persija Kontra Persib Cuma Dijual Untuk Jakmania
4. Sandro Wagner: Bayern Munich Tak Perlu Sembunyi Lawan Cristiano Ronaldo!
5. Tur Signal Iduna Park, Simbol Cinta Abadi Borussia Dortmund

Tutup