Kartu Merah Bikin Perseru Serui Sulit Imbangi Sriwijaya FC

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Kendati menelan kekalahan, Wanderley menyimpan keyakinan Perseru tidak akan terdegradasi.

Pelatih Perseru Serui Wanderley Junior menilai kartu merah membuat mereka mengalami kesulitan mengimbangi Sriwijaya FC, sehingga dipaksa menyerah 4-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring kemarin sore.

Perseru harus bermain dengan sepuluh setelah Silvio Escobar diganjar kartu merah di menit ke-55, karena menanduk wasit usai mendapat kartu kuning. Padahal saat itu Perseru sudah tertinggal gol cepat penalti Alberto 'Beto' Goncalves di menit keempat.

Wanderley menyatakan, gol cepat Beto itu memang turut memberikan pengaruh, namun mereka masih bisa memberikan perlawanan kepada Sriwijaya FC. Namun di babak kedua, Perseru kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.

“Hasil pertandingan ini tidak sesuai harapan kami. Gol pertama Sriwijaya di menit awal sebuah kecelakaan, bukan hasil kreasi mereka. Kami tetap memberikan perlawanan,” ucap Wanderley.

“Tapi setelah ada kartu merah di babak kedua, kami mendapatkan kesulitan. Sriwijaya akhirnya memanfaatkan itu untuk menguasai permainan, dan mampu mencetak tiga gol tambahan.”

Kendati demikian, Wanderley optimistis Perseru masih memiliki peluang lolos degradasi. Menurutnya, koleksi poin sejumlah tim papan bawah sangat ketat, sehingga pintu bertahan di Liga 1 tetap terbuka.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Semua tim punya peluang keluar dari degradasi, termasuk Perseru. Kami akan terus berjuang,” tegas Wanderley.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Bikin Gol Spektakuler, Cristiano Ronaldo Sedikit Lupa
2. Pemilik Leicester Dikonfirmasi Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter
3. Gelandang Timnas Indonesia U-16 Resmi Gabung Persebaya
4. Filipina Resmi Tunjuk Sven-Goran Eriksson
5. Ronaldo & Sepuluh Bintang Yang Pernah Berkostum Barcelona-Real Madrid
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup