"Kakinya Sangat Sensitif" - Asisten PSG Jelaskan Mengapa Neymar Gampang Jatuh

Komentar (0)
Neymar, Basaksehir vs PSG, Champions League 2020-21 injury
Getty
Striker Brasil ini mendapat pembelaan dari asisten pelatihnya soal tudingan "tukang diving".

Asisten pelatih Paris Saint-Germain Zsolt Low menyebut, bukan tanpa alasan Neymar melakukan aksi teatrikal ketika dilanggar.

Menurutnya, Neymar memang memiliki kaki yang "amat sensitif" dan kerap merasakan "kesakitan luar biasa" saat ditekel lawan.

Neymar dipandang sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, dengan sudah mencetak 247 gol dan puluhan trofi bersama Santos, Barcelona, dan PSG. Ia juga sudah mengoleksi 103 caps dan 64 gol bareng timnas Brasil.

Namun, Neymar memiliki reputasi buruk sebagai tukang diving atau gemar menjatuhkan diri. Aksi berlebihan yang kerap dilakukan Neymar ini tentu saja mendapat banyak kritik, tapi Low menyampaikan pembelaannya.

Low menegaskan, aksi teatrikal tersebut merupakan respons normal Neymar terhadap fisiknya yang ringkih, sebuah kondisi yang sudah dialaminya sejak awal kariernya.

"Neymar memiliki kaki yang amat sensitif. Jika dia mendapat tekel, hal itu membuatnya menderita kesakitan yang luar biasa," kata Low kepada Bild.

Selain itu, Low juga membantah anggapan yang menyebut Neymar adalah pemain egois dan arogan sehingga membuatnya kerap jadi sasaran tekel bek-bek lawan.

"Neymar adalah sosok pria yang hangat, sangat terbuka," sambungnya.

"Tentu saja apa yang dilakukannya di lapangan membuatnya terkesan arogan. Namun jika dia dilanggar, dia kemudian akan mencoba lagi untuk mendribel dan melewati lawan di kesempatan berikutnya. Itu adalah responsnya terhadap lawan yang bermain kasar kepadanya."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Neymar saat ini masih dalam pemulihan cedera hamstring yang dideritanya melawan Istanbul Basaksehir pada Oktober lalu. Beruntung, ia sudah melakoni comeback saat PSG kalah 3-2 melawan AS Monaco akhir pekan lalu. 

Namun, Low meyakini Neymar belum siap bermain 90 menit saat PSG menjamu Leipzig, Rabu (25/11) dini hari. "Dia belum 100 persen. Tetapi kami membutuhkan pengalaman dan kualitasnya," katanya.

 

Tutup