Berita Live Scores
Transfer

Lupakan Ramsey & Rabiot - Julian Brandt, Target Transfer Musim Panas Paling Menguntungkan

18.48 WIB 26/04/19
Aaron Ramsey Julian Brandt Adrien Rabiot Split
Brandt telah menjadi target tim-tim besar Eropa dalam beberapa musim terakhir, salah satunya adalah Liverpool.


OLEH   DANNY MURPHY   ALIH BAHASA  M. RHEZA PRADITA

Sekitar sebulan lagi bursa transfer musim panas di Eropa akan kembali dibuka. Beberapa klub akan membayar lebih dari yang seharusnya karena kalah bernegosiasi dengan agen pemain, sementara yang lainnya akan mendapatkan pemain dengan harga yang menguntungkan.

Meski musim reguler liga-liga di Eropa belum selesai, beberapa klub sudah melakukan pergerakan lebih awal di bursa transfer. Bayern Munich sudah mengeluarkan €113 juta untuk dua pemain bertahan Prancis, Lucas Hernandez dari Atletico Madrid, dan Benjamin Pavard dari VfB Stuttgart.

Sementara itu Juventus meneruskan tren transfer untuk membajak para pemain yang habis kontrak. Usai musim sebelumnya mendapatkan Emre Can dari Liverpool, kali ini I Bianconeri akan mendatangkan Aaron Ramsey secara gratis dari Arsenal. Selama 11 musim bersama The Gunners, Ramsey bermain lebih dari 300 kali dan meraih tiga gelar Piala FA.

Selain Ramsey pemain yang juga diisukan akan hengkang secara gratis adalah Adrien Rabiot. Gelandang Paris Saint-Germain tersebut akan habis kontrak musim panas ini, dan sudah tidak pernah bermain di Ligue 1 sejak Desember karena bermasalah dengan klub.

Meski akan datang tanpa biaya transfer, tim yang mendatangkan Ramsey dan Rabiot harus membayar biaya gaji yang besar. Itu pula yang menjadi halangan bagi klub mereka sebelumnya dalam melakukan negosiasi gaji. Arsenal dan PSG tidak yakin peforma mereka sebanding dengan gaji yang diminta.

Alih-alih mendatangkan pemain secara gratis tetapi kemudian membayar gaji tinggi, klub-klub seharusnya bisa lebih bijaksana mencari pemain yang lebih menguntungkan secara finansial maupun peforma di lapangan. Salah satu pemain tersebut adalah gelandang asal Jerman Julian Brandt. Pemain 22 tahun tersebut punya klausul rilis yang jauh di bawah harga transfernya.

Brandt memperpanjang kontrak hingga 2021 pada 2018 lalu. Saat itu klausa rilisnya naik dua kali lipat menjadi €25 juta. Harga yang sangat murah jika kita melihat nilai transfernya di pasaran sudah mencapai €45 juta.

Kerendahan hati Brandt di luar lapangan juga jadi alasan lain kenapa perekrutannya akan menguntungkan bagi klub. Dia tidak pernah mempermasalahkan besaran gaji, dan selalu bersyukur bisa hidup dari apa yang dicintainya.

“Pada akhirnya, uang hanyalah angka di akun bank yang tidak membuat Anda menjadi manusia yang lebih baik,” ujarnya kepada Bild.

“Semua orang, termasuk pemain sepakbola, punya hak untuk memanjakan dirinya dengan sesuatu: sebuah mobil, sebuah jam tangan pintar. Anda dapat melakukannya selama Anda bersikap bersikap normal dengan orang lain. Anda harus menyapa ‘halo’, ‘hari yang baik’, dan jangan jadi sombong.”

Di dalam lapangan, dia merupakan pemain yang sangat berbakat, dengan fleksibilitas untuk bermain di kedua sisi sayap maupun di pusat penyerangan. Bersama timnas Jerman, dia biasa ditugaskan menyisir dari sisi kiri, seperti yang dilakukannya di Piala Dunia 2018. Kembalinya Leroy Sane membuatnya digeser ke sisi kanan dalam beberapa pertandingan terakhir, meskipun permainan terbaiknya sebenarnya keluar ketika bermain di tengah.

Pelatih baru Bayer Leverkusen Peter Bosz memainkan Brandt lebih ke tengah sejak datang pada musim dingin lalu. Sejak saat itu pula Brandt bermain apik dengan mencetak tiga gol dan sembilan assist dalam 13 penampilan.

Bosz mengungkapkan bahwa dia memang merasa posisi terbaik Brandt adalah di tengah, bahkan jauh sebelum melatih Leverkusen.

“Saya telah melihat banyak pertandingan yang melibatkan Julian,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

“Selama saya bersama Dortmund ketika kami bermain melawan Bayer, di Leverkusen. Saat itu dia bermain di sayap, tapi saya melihatnya sebagai gelandang tengah. Dia pemain yang sangat baik dan Anda harus memberi bola pemain hebat sebanyak mungkin.”

Sejak dilatih Bosz, Brandt juga meraih penghargaan Pemain Terbaik Bulanan Bundesliga pada Februari. Meski begitu dia berharap untuk bisa terus berkembang dan belajar lebih banyak hal lagi.

“Saya pikir saya masih memiliki banyak potensi dan saya belum mencapai target tertinggi saya dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya di situs resmi Bundesliga.

“Saya masih memiliki ruang untuk berkembang, tapi saya tidak berpikir Anda masih bisa memanggil saya bintang muda di  umur saya sekarang. Saya telah bermain di Bundesliga selama hampir lima setengah tahun, tapi saya masih muda dan masih bisa banyak belajar.”

Kombinasi dari semangat jiwa muda dan pengalaman di Bundesliga akan membuatnya menjadi pemain yang paling diperebutkan musim panas ini. Kondisinya telah diawasi oleh banyak tim besar Eropa, dengan Liverpool menjadi salah satu yang paling lama.

Liverpool memantaunya sejak masih bermain di Jerman U-19, dan hampir merekrutnya 2017 lalu. Akan tetapi saat itu Jurgen Klopp lebih memilih untuk mendatangkan Mohamed Salah. Dengan kembalinya Alex Oxlade-Chamberlain dari cedera mungkin membuat lini tengah Liverpool penuh, tapi mungkin The Reds tidak akan bisa menolak peluang untuk mengaktifkan klausul rilis Brandt yang hanya €25 juta.

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Liverpool rela mendukung Manchester United untuk satu malam 🙌 Dan mereka kapok melakukannya 😂

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on Apr 25, 2019 at 11:28am PDT

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Maaf Jurgen Klopp, Satu Tangan Man City Sudah Di Trofi
2. Baru Semusim, Real Madrid Bakal Jual Thibaut Courtois
3. Jose Mourinho: Beberapa Pemain Mungkin Kira Saya Bajingan
4. Fans Lazio Pasang Banner Pro-Mussolini & Lecehkan Bakayoko
5. Virgil Van Dijk, Paul Pogba, & PFA Team Of The Year 2018/19
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia