Jose Mourinho Ogah Komentari Jabat Tangannya Dengan Antonio Conte

Komentar()
Getty Images
Mourinho, yang sebelum ini terlibat perseteruan dengan Conte, terlihat menyalami manajer Chelsea tersebut sebelum dan sesudah duel di Old Trafford.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Jose Mourinho menyebut jabat tangannya dengan Antonio Conte “tidak perlu dijelaskan” seusai ia mengantar Manchester United mengalahkan Chelsea 2-1 di matchday ke-28 Liga Primer Inggris, Minggu (25/2) malam WIB.

Seperti diketahui, Mourinho pernah terlibat perseteruan dengan Conte musim ini, namun ia mulai melunak dan tidak ingin melanjutkannya sebagaimana pria Portugal tersebut terlihat menyalami seterunya itu sebelum dan sesudah laga.

Adapun di pertandingan yang digelar di Old Trafford semalam, United sempat tertinggal terlebih dahulu lewat tendangan keras Willian di setengah jam permainan, sebelum kemudian Romelu Lukaku menyamakan skor jelang turun minum dan kubu tuan rumah memastikan kemenangannya melalui pemain pengganti Jesse Lingard di paruh kedua.

Seusai laga, Mourinho mengatakan: “Jabat tangan [dengan Conte] itu tidak perlu dijelaskan dengan kata-kata. Itulah saya dan Antonio, kami ingin menunjukkan kepada semua orang. Kami ini bukan dua orang biasa di sepakbola. Kami punya cerita masa lalu.”

Dalam keterangannya kepada Sky Sports, Mourinho tak lupa memberi pujian kepada anak asuhnya setelah mengalahkan Chelsea, yang sebelum ini sukses menahan imbang Barcelona dengan skor 1-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

“Kami mengalahkan tim fantastis, untuk sejumlah alasan mereka adalah juara musim lalu, dan untuk sejumlah alasan mereka bermain baik melawan Barcelona, dan untuk sejumlah alasan mereka mengawali laga ini dengan sangat baik,” lanjutnya.

“Jadi, kami berhasil mengalahkan sebuah tim yang sangat bagus, kami harus tampil terorganisir, semua pemain harus mengikuti game plan dan kami punya semangat. Kami mengalahkan tim yang sangat bagus.

“Mereka mengawali laga dengan sangat baik dan sempat mengenai mistar [lewat tendangan Alvaro Morata]. Saya melihat pada pemain saya, apa yang bisa kami lakukan, siapa yang bisa saya salahkan, namun itu adalah pergerakan yang bagus, kami tidak bisa menghentikannya.

"Namun kami menemukan cara untuk melawan mereka, dan kami sukses mengontrol Eden Hazard. Willian adalah pemain luar biasa dan membunuh kami dengan golnya.

“Tapi kami punya lebih banyak kontrol ketimbang mereka, tanpa menciptakan banyak peluang.”

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INII
1. Ferdinand Sinaga Mulai Aman Di Kelantan FA?
2. Setahun Besut Timnas Indonesia, Luis Milla Rasakan Kemajuan Pesat
3. Arema FC Konfirmasi Kedatangan Gustavo Lopez
4. Performa (Hampir) Sempurna Chelsea Gagal Jinakkan Lionel Messi
5. Dikalahkan Wigan Athletic, Sergio Aguero Sikut Fans

Artikel Selanjutnya:
Pelatih Qatar Optimistis Juara Piala Asia 2019
Artikel Selanjutnya:
Son Heung-Min: Korea Selatan Masih Bisa Lebih Baik
Artikel Selanjutnya:
Marcelo Minta Dijual Ke Juventus
Artikel Selanjutnya:
PSSI Pastikan Permohonan Dispensasi ITC Pemain Persija Jakarta Tak Disetujui AFC
Artikel Selanjutnya:
Air Mata Fans Dua Klub Untuk Emiliano Sala
Tutup