Jose Coelho Diharapkan Seperti Duo Legenda Indonesia

Komentar()
Goal/Pandu Persada
Herkis menilai Coelho tetap bermain dengan cerdas sekalipun terkendala kebugaran.

OLEH   DONNY AFRONI

Pelatih Persela Lamongan Herry Kiswanto berharap marquee player mereka, Jose Coelho, bisa bermain seperti duo legenda Indonesia, Iswadi Idris dan Ronny Pattinasarany.

Coelho telah dua kali menjalani latihan bersama Persela. Herry cukup terkesan dengan penampilan Coelho, karena pemain berusia 27 tahun itu mampu bermain bagus pada sesi latihan, walau kondisi fisik tidak berada dalam performa puncak.

SIMAK JUGA: Eka Yakin 'Marquee Player' Persela Bisa Angkat Performa Tim

“Senior saya dulu Iswadi Idris dan Ronny Pattinasarany. Mereka tekniknya bagus, bisa memainkan tempo saat pertandingan, meskipun usianya tidak muda lagi. Saya harap Jose bisa seperti itu,” ungkap Herkis, sapaan Herry, dilansir laman resmi klub.

“Berusaha seperti itu ya. Karena pemain bola dituntut cerdas dan cerdik. Banyak pemain bola fisiknya cepat habis kalau enggak cerdas cara bermainnya. Saya menerapkan perpaduan tenaga dan kecerdasan.”

SIMAK JUGA: Herkis Apresiasi Semangat Jose Coelho

“Yang jelas mau main 90 menit, 40 menit, 30 menit ataupun 25 menit, kalau cara bermainnya efektif dan berkontribusi untuk tim, itu menjadi catatan tersendiri.”

Herkis menambahkan, pada latihan tadi sore, Coelho mampu menjalaninya dengan baik. Saat ini, jajaran pelatih berusaha meningkatkan kebugaran Coelho agar cepat beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.

SIMAK JUGA: Eks Pemain Benfica Jadi 'Marquee Player' Persela

“Latihan tadi saya lihat teknik individu mulai dari teknik shooting dan passing, sambil sedikit mengangkat kondisi kebugarannya. Coelho punya skill dan teknik yang berbeda dengan pemain lainnya. Saya cukup terkesan. Mudah-mudahan membawa kebaikan bagi Persela,” tutur Herkis.

“Kalau masalah fisik itu bertahap, sambil berjalan. Itu tidak menjadi masalah. Kalau pemain memiliki kelebihan teknik, pasti cara bermainnya efektif. Beda dengan pemain yang mengedepankan tenaga dan tekniknya kurang. Kalau tenaganya habis pasti kelihatan.”

 

Tutup