Bologna berhasil meraih kemenangan gemilang di menit-menit akhir saat bertandang ke markas Napoli pada Senin malam. Tim asuhan Antonio Conte sempat tampil kuat untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 di awal pertandingan, namun berkat tendangan setengah salto yang memukau dari Jonathan Rowe, skor akhir 2-3 terpampang di papan skor setelah 90 menit.
Fase awal pertandingan jelas dikuasai Bologna, yang dengan berani memimpin setelah sepuluh menit. Federico Bernardeschi melepaskan tendangan keras tanpa ampun ke sudut atas gawang untuk skor 0-1. Segera setelah itu, Juan Miranda bisa menggandakan skor, tetapi tendangannya membentur tiang gawang.
Napoli pun mendapat peringatan serius dan mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan melalui Giovane, Alisson Santos, Matteo Politano, dan Scott McTominay, namun gol justru tercipta di sisi lain pada menit ke-34. Setelah pelanggaran yang dilakukan Giovanni Di Lorenzo, Riccardo Orsolini mencetak gol dari titik penalti: 0-2.
Itu tampaknya akan menjadi skor saat jeda, seandainya saja Di Lorenzo tidak menebus kesalahannya di masa tambahan waktu babak pertama. Bek kanan itu berhasil masuk jauh ke dalam kotak penalti dan akhirnya mencetak gol setelah bola membentur bagian bawah mistar gawang.
Jadi, segalanya masih mungkin bagi Napoli di babak kedua, dan tim asuhan Antonio Conte tidak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan. Rasmus Höjlund dengan cerdik menjaga ketenangan dan memberikan peluang emas kepada Alisson Santos: 2-2.
Dengan demikian, momentum kembali sepenuhnya berada di pihak Napoli, namun pertandingan di babak kedua perlahan tapi pasti menjadi mandek. Namun, kita tetap mendapatkan pemenangnya: di masa injury time, Vanja Milinković-Savić gagal menepis bola dengan baik, sehingga Rowe dapat memanfaatkannya. Dengan tendangan setengah salto yang indah, ia memastikan skor menjadi 2-3.
Hal itu berarti kekalahan yang sangat menyakitkan bagi Napoli yang berada di peringkat kedua dalam perebutan tiket Liga Champions. Dengan hanya tersisa dua pertandingan di Serie A, tekanan kini semakin terasa, mengingat AS Roma yang diperkuat Donyell Malen dan berada di peringkat kelima hanya tertinggal tiga poin.
