Joko Susilo Kecewa Skema Menyerang Tak Sukses

Komentar()
Wearemania
Joko menilai cederanya Pablo Pino memberikan pengaruh besar terhadap permainan Arema.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   MADURA   

Pelatih Arema FC Joko Susilo merasa kecewa setelah skema menyerangnya tidak berjalan dengan baik, sehingga ditaklukkan Madura United 2-0 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Minggu (10/9) malam WIB, pada laga pekan ke-23 Liga 1 2017.

Joko menyebutkan, cederanya Juan Pablo Pino merusak skema permainan tim. Pablo Pino terpaksa ditarik keluar di menit ke-57 akibat cedera yang didapatnya setelah diganjal Fabiano Beltrame di babak kedua. Menurut Joko, ia menurunkan tujuh pemain berkarakter menyerang dalam skema 3-5-2 

SIMAK JUGA: Slamet Nurcahyono Bungkam Arema

“Kami kecewa tidak sesuai dengan keinginan kami. Sebetulnya sampai babak pertama sesuai instruksi, tapi di babak kedua kami harus mengganti pemain, karena [Pino] cedera, dan tidak ada pilihan pergantian. Itu sebuah masalah. Sebelum saya ganti, kami kecolongan terlebih dulu,” ungkap pelatih yang akrab disapa Gethuk ini.

“Kami harus menunggu, karena Pino masih mau bermain. Tetapi setelah itu tidak bisa dipaksakan, dan harus diganti. Syaiful [Indra Cahya] juga mengalami cedera. Itu yang jadi masalah, padahal ada skenario lain yang akan kami mainkan.”

“Kami pakai 3-5-2 dengan tujuh pemain menyerang, tetapi tidak sesuai harapan setelah Pino mengalami hamstring. Ini yang jadi kendala dalam membangun serangan, meskipun di awal kami masih bisa menggunakan taktik kami.”

SIMAK JUGA: PREVIEW: Madura United - Arema

Gethuk menampik masalah mental menjadi penyebab kekalahan timnya. Nyaris sepanjang pertandingan, suporter Madura United melempar berbagai macam benda ke arah lapangan bila pemain Arema melakukan lemparan ke dalam maupun sepak pojok.

“Kami tegaskan, kami tidak mencari alasan. Entah itu 'lempar jumroh', lempar batu, ataupun botol, kami tidak terpengaruh. Kami mencoba menekan setelah kebobolan pertama dengan risiko kami kebobolan lagi. Saya tidak menyalahkan itu, nanti tentu ada evaluasi,” pungkasnya. (gk-62)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Kongres PSSI Diwarnai Demo, Satu Suporter Diamankan Polisi
Artikel Selanjutnya:
Disindir Edy Rahmayadi Untuk Jadi Ketum PSSI, Umuh Muchtar: Jangan Saya
Artikel Selanjutnya:
Edy Rahmayadi Mundur Dari Ketum PSSI
Artikel Selanjutnya:
Manchester United & Chelsea Bersaing Dapatkan Philippe Coutinho
Artikel Selanjutnya:
Seusai Dipecat Manchester United, Jose Mourinho Akui Tolak Tiga Tawaran Pekerjaan
Tutup