Jersey Kuning Persija Jakarta Tak Ada Hubungan Dengan Partai Politik

Komentar()
Media Persija
Ferry meminta agar publik tak mengkaitkan masuknya politisi partai Golkar di manajemen timnya dengan warna tersebut.

CEO Persija Jakarta Ferry Paulus, menegaskan tidak ada kaitannya penggunaan jersey warna kuning dengan unsur politik. Meski, ia mengaku ada politisi partai Golkar yang memegang jabatan di timnya.

Sharif Cicip Sutardjo, yang merupakan orang Golkar dipercaya memegang jabatan sebagai komisaris utama Persija. Hal ini terungkap setelah satu di antara media online membeberkan fakta usai melihat akte perusahaan terbaru Macan Kemayoran.

Tentu pemilihan warna kuning tersebut menimbulkan pertanyaan publik. Mengingat, Persija tidak pernah menggunakan warna itu di jersey pada musim-musim sebelumnya.

Menurut Ferry penggunaan warna kuning tersebut karena ingin mencari suasana baru. Ia berharap publik tidak mengkaitkan masuknya Sharif Cicip dengan keputusan yang diambil timnya.

"Tidak [ada politisasi]. Itu salah. Tidak ada itu. Kalau kepemilikan atau mungkin katakanlah orang per orang yang ada kaitannya dengan politisi atau [jabatan] apapun di republik ini, itu memang ada. Tapi, tidak ada hubungannya dengan [warna kuning] di jersey," kata Ferry.

Anak asuhan Ivan Kolev tersebut memakai jersey warna kuning pada dua pertandingan di kualifikasi Liga Champions Asia. Ketika itu Persija berhadapan dengan Home United dan Newcastle Jets.

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Sergio Ramos Akui Sengaja Mendapat Kartu Kuning
2. Menpora Minta PSSI Bantu Marko Simic
3. Alvaro Arbeloa: Cepatlah Pensiun, Lionel Messi!
4. Inter Milan Copot Ban Kapten Mauro Icardi
5. Empat Target Transfer Manchester United Pada Musim Panas
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Piala AFF U-22

Tutup