Jadi Kiper Cadangan, Claudio Bravo Tetap Tenang

Komentar()
Getty
Kedatangan Ederson membuat penjaga gawang senior asal Cile tersebut kehilangan posisinya sebagai penggawa inti The Citizens.

OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter

Claudio Bravo sama sekali tak merasa panik meski mulai kehilangan tempat utama di Manchester City menyusul kedatangan Ederson Moraes.

Bravo didatangkan ke Etihad Stadium pada musim panas 2016 sebagai pengganti Joe Hart, namun eks kiper Barcelona itu menjalani kampanye tak mengesankan dalam musim debutnya pada 2016/17 lalu.

Ederson kini menyandang status sebagai penjaga gawang nomor satu pasukan Pep Guardiola, membuat catatan penampilan Bravo sejauh ini hanya sebatas di luar Liga Primer Inggris.

Pep Guardiola: Claudio Bravo Luar Biasa

Meski begitu, kiper berusia 34 tahun tersebut tetap merasa senang dengan kehidupan di Manchester dan memandang Ederson bukan sebagai rival yang ditakuti melainkan rekan kerja yang saling membantu.

"Saya tenang, saya selalu tenang sejak hari pertama di sini. Anda hanya bisa melakukan persiapan dengan bagus apabila memang dibutuhkan," ujar Bravo kepada reporter.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"[Lawan Wolverhampton] adalah salah satu dari malam bagus, semoga terjadi lagi, bukan dengan segala permasalahan tapi semoga itu terjadi lagi ketika Anda dipercaya. Anda melakukan yang terbaik sebisa mungkin, mendukung tim sepenuhnya."

"Saya memiliki banyak pengalaman dan mendukung Eddy [Ederson], yang tampil bagus. Ia kiper muda yang butuh banyak masukan, kami bekerja untuk itu. Akan menjadi egois bagi saya untuk tidak membantunya berkembang. Itu tugas saya, dengan pengalaman yang ada, dan itu membantu segalanya berjalan baik demi meraih target."

Bravo mencatatkan penampilan ketiganya di musim ini dengan cemerlang ketika menjadi pahlawan kemenangan City dalam drama adu penalti atas Wolverhampton Wanderers di babak keempat Piala Liga Inggris.

 

Tutup