Ingin Tantangan Baru, Eks Pelatih Persis Solo Gabung PSIS Semarang

Komentar()
Goal / Aurelius Balakosa
Widyantoro bakal menjadi asisten pelatih PSIS untuk musim 2019.


LIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA     DARI   SEMARANG   

Manajemen PSIS Semarang akhirnya menuntaskan kontrak Widyantoro sebagai tim pelatih untuk musim 2019. Widyantoro didapuk menjadi asisten pelatih kepala Jafri Sastra yang sebelumnya sudah deal bersama pelatih fisik Budi Kurnia.

Widyantoro yang dihubungi Goal Indonesia mengungkapkan, komunikasi dengan manajemen PSIS sudah terjalin sejak Oktober 2018. Kebetulan, rumah Widyantoro di Magelang, berjarak kurang dari dua kilometer dari mes PSIS.

"Komunikasi saya dengan manajemen PSIS dan Coach Jafri sangat intens. Saat PSIS bertanding, saya sempatkan menyaksikan laga dan mendalami karakter tim yang dilatih coach Jafri," kata Wiwid sapaan karib Widyantoro.

Dia melanjutkan, komunikasi dengan manajemen berlanjut hingga berakhirnya kompetisi Liga 1. Proses negosiasi berlangsung lancar, tidak ada kendala, karena pelatih berlisensi B AFC tersebut memang tidak terikat dengan klub mana pun.

"Januari awal proses negosiasi beres. Dan kemarin secara resmi saya bersama PSIS. Baru hari ini disampaikan ke teman-teman media. Mohon doanya agar tenaga dan ilmu saya bisa memberikan nilai positif bagi PSIS," ujarnya.

Wiwid dikaitkan erat akan mengarsiteki Persis Solo musim 2019. Namun dia mengaku manajemen Laskar Sambernyawa tidak serius meminatinya, sehingga diputuskan menerima pinangan Laskar Mahesa Jenar. Setelah resmi terikat dengan PSIS, otomatis untuk bergabung dengan Persis tertutup sudah.

"Saya ingin tantangan baru, terutama atmosfer Liga 1 yang sangat berbeda dengan Liga 2," imbuhnya.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi, mengemukakan, manajemen menepati janji untuk mengumpulkan legenda-legenda PSIS menjadi tim pelatih. Menurut Yoyok, sosok Widyantoro sangat mudah beradaptasi dengan gaya ataupun karakter permainan Mahesa Jenar.

"Selamat bergabung Mas Wid. Saya optimistis, Mas Wid bisa memberikan kontribusi berkolaborasi dengan coach Jafri. Dia sosok pelatih yang memiliki integritas, kedisiplinan, dan pintar meracik taktik. Hal itu sudah saya amati sejak melatih Persis musim 2017," ujar Yoyok.(gk-18)

 

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. RESMI: Tiga Pemain Timnas Indonesia U-22 Dipulangkan, Tiga Pemain Masuk
2. Real Madrid Jual Cristiano Ronaldo, Keputusan Terburuk Dalam Sejarah Sepakbola
3. Mauro Icardi Pergi, Inter Milan Bakal Ngotot Kejar Paulo Dybala
4. PSM Makassar Resmi Umumkan Enam Pemain Baru
5. Galeri Foto: Suporter Cantik Piala Asia 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

Footer - Liga 1

 

 

Artikel Selanjutnya:
Juan Mata: Piala FA Sangat Penting Bagi Manchester United!
Artikel Selanjutnya:
Juan Mata: Marcus Rashford Pemain Spesial!
Artikel Selanjutnya:
Tur Stadion La Liga: Coliseum Alfonso Perez
Artikel Selanjutnya:
Cedera ACL, Musim Hector Bellerin Praktis Berakhir
Artikel Selanjutnya:
Ismed Sofyan Yakin Masa Transisi Tak Lama
Tutup