Indra Sjafri Ingin Pemain Pelajari Gaya Brasil

Komentar()
Muhammad Ridwan/GOAL
Indra berharap bisa beruji coba melawan pemain asing asal Brasil di Stadion Patriot.

LIPUTAN   ALDIV ALFASERA     DARI   BALI   

Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri berharap bisa menjalani pertandingan uji coba melawan legiun asing asal Brasil sebelum mereka bertolak ke Prancis menghadapi Turnamen Toulon akhir bulan ini.

Setelah ditahan Celebest FC, timnas U-19 kemarin mengalahkan Perseden Denpasar 2-0. Indra mengisyaratkan tim besutannya menjalani satu laga uji coba lagi untuk adaptasi lapangan dan gaya permainan lawan.

SIMAK JUGA: Indra Sebut Delapan Pemain Sulit Tergusur Di Timnas Indonesia U-19

Mantan pelatih Bali United itu berharap anak asuhnya bisa menghadapi pemain berkebangsaan Brasil yang merumput di Indonesia agar anak asuhnya terbiasa mendapat tekanan dari pasukan negeri Samba, mengingat mereka berada di grup yang sama.

“Nanti akan ada satu kali lagi [uji coba] sebelum kami ke Perancis. Kami harapkan di lapangan yang ukurannya sama dengan di Perancis. Kami mau main di Stadion Patriot Chandrabraga,” ucap Indra.

SIMAK JUGA: Kalahkan Perseden, Timnas Indonesia U-19 Masih Punya Dua PR

“Nanti dikumpulkan pemain senior [dari Brasil]. Saya ingin uji coba dengan lawan yang dominan. Lawan kami nanti Brasil, mereka pasti dominan. Saya ingin yang begitu. Dua kali uji coba di sini [Bali] saya tidak dapat itu. Saya ingin antisipasi lawan yang karakternya begitu.”

Mengenai uji coba melawan Perseden, Indra belum puas dengan performa anak asuhnya, walau mendominas permainan. Kondisi ini tidak jauh berbeda seperti ketika merak ditahan imbang Celebest FC tanpa gol.

SIMAK JUGA: Timnas U-19 Ditahan Imbang Celebest FC

“Dari kemarin sebenarnya kami mendominasi permainan, tapi problem kami tetap saja finishing. Dari sisi gim, saya pikir mereka sudah nyaman bermain. Tapi maklum anak muda kurang bisa membaca yang mereka lawan siapa. Akhirnya beberapa pemain harus diganti karena cedera. Ini yang harus diperbaiki,” bebernya.

“Organisasi bertahan, komunikasi dengan penjaga gawang harus diperbaiki. Hari ini [kemarin] kiper keempat yang turun. Ini latihan bukan pertandingan resmi. Harus build-up, tidak boleh dapat bola langsung ke depan. Itu sudah komitmen, karena kami mau belajar," tutur dia. (gk-67)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup