Berita Live Scores
Liga 1

Imbas Sanksi Insiden Berdarah Di Stadion GBLA, Pengurus PSSI Dapat Teror

18.27 WIB 04/10/18
Kantor PSSI
Para pengurus PSSI menerima ribuan teror mulai dari sekadar olok-olok hingga ancaman pembunuhan.

PSSI melalui Komisi Disiplin (Komdis) telah mengumumkan secara resmi sanksi apa yang diberikan terkait insiden berdarah yang menewaskan satu suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 23 September lalu. Dari deretan sanksi yang ada, hukuman terberat memang didapatkan Persib Bandung selaku tuan rumah.

Salah satunya, mereka hanya boleh bermain di luar pulau Jawa pada sisa kompetisi musim ini dan setengah musim pada 2019, plus tanpa penonton. Sanksi tersebut menuai pro dan kontra.

Sayangnya, oknum yang tidak bisa menerima sanksi tersebut, mulai melakukan tindakan di luar kewajaran. Kabar terbaru, para pengurus PSSI malah mendapatkan teror yang berlebihan. 

Teror itu bukan hanya lewat media sosial, tapi juga langsung ke telepon genggam pribadi pengurus PSSI. "Ya, pengurus PSSI menerima ribuan teror lewat alat komunikasi pribadi. Dari sekadar olok-olok, hingga ancaman pembunuhan atas hukuman yang dijatuhkan Komisi Disiplin tersebut. Tentu kami sangat menyayangkan teror itu dilakukan lewat nomor telepon pribadi hingga mengganggu proses kerja mengurusi sepakbola nasional," kata Gatot Widakdo, head of Media Relation and Digital Promotion PSSI ketika dikonfirmasi.

Dengan menerima ribuan teror, lanjut Gatot, alat komunikasi menjadi terganggu. Padahal, pengurus masih harus terus menjalin komunikasi dengan stakeholder sepakbola di Tanah Air, begitu juga dengan pihak-pihak kolega federasi di luar negeri.

Sejumlah pengurus PSSI juga berharap seluruh pihak bisa menahan diri untuk melihat perjalanan sepakbola nasional yang lebih tenang dan damai guna membangun jalan menuju prestasi tim nasional.

"Kami juga heran, bagaimana mungkin nomor telepon pribadi pengurus bisa disebarluaskan hanya untuk mengirimkan teror-teror yang berbau kebencian dan ancaman pembunuhan. Sebaiknya hal ini dihentikan dan mari kita berpikir positif. Kami pun belum berencana melaporkannya ke pihak Kepolisian, meski ini bisa kami perkarakan," tambah Gatot.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pelatih Sebut Persib Bandung Akan Bermarkas Di Jayapura Persib Bandung harus menjalani laga kandang pada sisa musim Liga 1 2018 dengan bermain di luar Pulau Jawa dan tanpa suporter. Hal itu berdasarkan sanksi dari Komite Disiplin, karena kasus di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Awalnya disebutkan bahwa Komdis menginstruksikan Persib untuk berlabuh di Kalimantan ketika menggelar laga kandang, namun PSSI sudah meluruskan bahwa Kalimantan hanya pilihan yang diajukan, bukan keharusan untuk Persib. Mario Gómez, pelatih Persib, sudah menyebut bahwa timnya bakal bermarkas di Stadion Mandala Jayapura. Maung Bandung akan mulai bermarkas di Mandala pada 9 Oktober mendatang, saat menjamu Madura United, pada pekan 24. Sabtu, 6 Oktober nanti, rencananya Persib sudah terbang ke Papua. “Persiapannya adalah kami akan berangkat ke Papua dan kami akan bermain di sana sebagai kandang,” beber Gómez pada sesi latihan Kamis (4//10) pagi. Papua cukup ideal, karena berikutnya Persib akan bertemu Persipura Jayapura, 15 Oktober. “Mungkin setelah itu kami akan terus berada di sana [Papua], karena setelah itu kami akan bertanding melawan Persipura,” pungkas Gómez. Hal unik juga dikampanyekan oleh para suporter Persib di media sosial, mereka menyarankan agar Pangeran Biru memilih Stadion Marora di Serui sebagai home base. Bahkan sampai muncul petisi agar Persib menjadikan Marora sebagai markas. . . #persib #bandung #bobotoh #viking #liga1 #indonesia #instagoal

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on Oct 4, 2018 at 1:24am PDT

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Neraka Di Depan Mata Manchester United & Jose Mourinho
2. Fans Real Madrid Mulai Rindukan Cristiano Ronaldo
3. Marko Simic Alami Kecelakaan Lalu Lintas
4. Man United & Barcelona Jadi Destinasi Favorit Beppe Marotta
5. Daftar Rekrutan Penting Marotta Untuk Juventus
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia