Berita Live Scores
Arema v Madura United

Hamka Hamzah Beri Sinyal Gantung Sepatu Tahun Depan

00.26 WIB 09/11/19
Indomie - Hamkah Hamzah - Arema FC
Hamka mengaku sudah tidak sanggup bermain tiga hari sekali, dan rela menjadi pelapis.


LIPUTAN   ABI YAZID     DARI   MALANG   

Bek veteran Hamka Hamzah memberi sinyal akan gantung sepatu di akhir musim 2020, dan berencana melanjutkan karir di sepakbola sebagai pelatih. Hal itu diungkapkan Hamka setelah Arema FC menaklukkan Madura United 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (8/11) sore WIB.

Hamka mengatakan, ia akan memberi jalan kepada pemain muda Arema untuk tampil di kompetisi kasta tertinggi. Pemain berusia 35 tahun itu ingin memberikan yang terbaik untuk Arema sebelum gantung sepatu. Hamka juga meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyusun jadwal lebih baik di muim 2020.

“Saya harus sadar diri, karena usia sudah di atas 30 tahun. Semoga di sisa laga ini saya bisa memberikan yang terbaik buat pecinta sepakbola. Musim depan saya mungkin hanya beberapa kali main, dan mungkin menjadi musim terakhir saya sebagai pemain,” tutur Hamka.

“Jadwal yang sangat padat membuat kami tidak bisa menampilkan yang terbaik. Emoga tahun depan liga bisa memberikan jadwal yang baik, karena suporter ingin pemain bermain maksimal di setiap pertandingan. Tidak semua pemain bisa menjalani recovery yang sama baiknya. Bisa dilihat hamstring saya kambuh lagi.”

“Jika pecinta bola ingin melihat permainan bagus, mari sama-sama protes ke PT Liga untuk membuat jadwal yang bagus. Jika jadwalnya tetap seperti ini, saya menyarankan Arema untuk mencari pemain muda yang punya tenaga bagus musim depan. Saya cukup sebagai pelapis saja. Jujur saya sudah tidak kuat lagi bermain tiga hari  sekali.”

Sementara itu, pelatih Milomir Seslija mengakui sejumlah pemainnya mengalami kelelahan, sehingga keluar lapangan dengan kondisi cedera. Selain Hamka, Ahmad Nur Hardianto dan Hendro Siswanto juga disebut mengalami cedera.

“Hardianto secara taktikal dan pemahaman strategi sangat bagus, namun dia datang dengan kondisi yang belum bugar, sehingga selama dua laga terakhir kami menggantinya di menit ke-60,” jelas Milo.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

“Tetapi pergantian yang kami lakukan juga berbeda dari sisi taktikal. Saat Sunarto menggantikan Hardianto, dan [Ridwan] Tawainella masuk menggantikan Hendro, mereka memiliki energi untuk mengajak lari pemain belakang Madura. Terbukti kami mencetak gol dengan cara seperti itu.”

Milo juga merasa lega setelah tim besutannya mendapatkan tiga poin. Menurutnya, pemain ingin bangkit, dan menjauhi nada sumbang setelah dikalahkan Perseru Badak Lampung FC. Milo senang karakter yang dimiliki Singo Edan kembali muncul.

“Saya senang karena pemain bermain sesuai yang kami inginkan. Kami mendominasi, dan menciptakan sejumlah peluang. Kami mampu bangkit setelah mendapat hasil buruk melawan Badak Lampung. Ini poin krusial yang didapatkan dengan kerja keras. Dukungan Aremania semakin menguatkan kami,” imbuh Milo. (gk-48)

SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!