Gianluigi Buffon: Juventus Tak Pernah Jadi Favorit Kontra AC Milan

Komentar()
Getty Images
Kapten sekaligus kiper utama Juventus itu menegaskan bahwa Juventus tak pernah jadi favorit jika bertemu AC Milan di partai final.

Duel besar dan penuh gengsi akan tersaji di Olimpico Roma saat Juventus diharuskan melawan AC Milan, dalam final Coppa Italia, Kamis (10/5) dini hari WIB.

Juve yang berambisi meraih gelar Coppa Italia untuk kali keempat beruntun jelas jadi favorit. Tak bisa dibantah memang menilik kualitas skuat, performa terkini, dan fakta bahwa mereka baru saja pastikan Scudetto ketujuh beruntun di Serie A Italia secara virtual.

Meski begitu kapten sekaligus kiper utama Juve, Gianluigi Buffon, menegaskan bahwa timnya tak pernah jadi favorit di final jika bertemu Milan. Sejarah pertemuan mengajarkan Superman soal fakta tersebut.

Buffon Juventus Milan Champions League 2003

"Saya belajar dengan cepat dan tahu bahwa Juventus tak pernah menjadi favorit saat melawan Milan [di final]. Sejak final Liga Champions 2003 di Manchester, itu sudah terjadi [Milan jadi kampiun lewat adu penalti]," ujar Buffon, seperti dikutip Sky Sport Italia.

"Saya bersama klub sudah melewati empat final melawan Milan dalam beberapa tahun terakhir. Kami kalah dua kali lewat penalti, menang sekali melalui perpanjangan waktu, dan menang sekali juga dari penalti. Artinya laga melawan Milan jarang diakhiri dalam 90 menit saja. Pertandingan ini selalu sangat seimbang.

"Selain kualitas teknik yang ada di tim, ini adalah laga di mana para pemain dituntut untuk memberikan segalanya. Saya berekspektasi hal yang sama pada pertandingan nanti final ini," tuturnya.

Buffon kemudian berbicara soal kepastiannya mentas sebagai kiper utama di final Coppa ini. Perlu diketahui, jika akhirnya benar-benar tampil, bentrok ini akan jadi final Coppa perdananya dalam 20 tahun terakhir. Sebelumnya figur berusia 40 tahun itu tak pernah jadi pilihan utama bila Si Nyonya Tua melaju ke final Coppa.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Jika tidak salah final Coppa Italia terakhir yang saya mainkan adalah 1999. Jadi sudah hampir 20 tahun. Fakta saya mendapat kesempatan untuk bermain sebagai protagonis pada laga nanti sangat bagus dan membuat saya begitu antusias," tutup Buffon, yang 20 tahun silam memainkan final Coppa terakhirnya bersama Parma.

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Garuda Di Rantau: Ezra Walian Berpeluang Main Di Eredivisie
2. Man United Sepakati Transfer Sergej Milinkovic-Savic
3. Alvaro Morata Setuju Pulang Ke Juventus?
4. Perjuangan Berat Kiper Filipina Ke Liga Primer Inggris
5. Parade Legenda Yang Hadir Dalam Laga Perpisahan Andrea Pirlo

 

Tutup