Georginio Wijnaldum Ingin Ukir Tinta Emas Di Liverpool

Komentar()
Francesco Pecoraro
Wijnaldum menghadapi persaingan sengit untuk tempat di Anfield, namun ia bertekad membuktikan kualitas dan membantu tim mendaratkan gelar mayor.

Georginio Wijnaldum berharap menghabiskan “waktu yang lama” di Liverpool, dengan intensi mengukir tinta emas sebelum berlabuh ke klub lain.

Gelandang Belanda ini pindah ke Anfield di musim panas 2016 dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.

Ia menghadapi persaingan sengit untuk tempat selama berseragam the Reds, dengan Jurgen Klopp menambah amunisi di lini tengah melalui perekrutan Fabinho dan Naby Keita pada musim panas kemarin.

Meski demikian, pemain 27 tahun ini tetap menjadi pilihan utama dan total telah melakoni lebih dari 100 penampilan. Kini, Wijnaldum berharap memaksimalkan setiap kesempatan yang ia dapatkan untuk membantu tim menyabet gelar mayor.

“Saya harap bertahan di sini untuk waktu yang lama dan membantu membuat sejarah klub ini menjadi lebih besar,” katanya kepada PFA.

“Kami lolos ke Liga Champions dua musim beruntun dan kami menembus final kompetisi besar, namun kami ingin lebih. Semua orang bicara tentang memenangkan sesuatu dan kami harus memastikan kami mengambil langkah berikutnya. Saya harap kami dapat melakukannya. Kami memiliki kepercayaan diri, kami dapat melakukan itu.

“Anda ingin bisa melihat kembali ke belakang dan merasa Anda menjadi bagian dari sejarah besar Liverpool – memenangkan sesuatu di sini dan mereka akan selalu mengingat Anda.

“Saya ingin dikenang sebagai pemain Liverpool yang menjadi bagian dari sesuatu yang spesial.”

 

 

Paco Alcacer: Atletico Madrid Bikin Sakit Gigi Bentrok seru segera tersaji di Signal-Iduna Park kala Borussia Dortmund menjamu Atletico Madrid, pada matchday ketiga Grup A Liga Champions, Kamis (25/10) dini hari WIB. Duel ini bakal jadi penentu penguasa tunggal singgasana sementara Grup A, sebagaimana keduanya selalu menang pada dua matchday awal. Mesin gol baru Dortmund, Paco Alcacer, jadi yang paling bernafsu meraih kemenangan. Sebagai seorang Spanyol yang lama berkarier di La Liga Spanyol bersama Valencia dan Barcelona, Alcacer punya kenangan buruk jika hadapi Atletico. Dari sembilan pertemuan yang pernah terjadi, penyerang 25 tahun itu menelan enam kekalahan dan cuma menang sekali. Alcacer juga majal dengan hanya mampu mencetak satu gol dan dua assist. Tidah heran bila kemudian dia menyebut Los Rojiblancos sebagai tim yang gemar membuatnya "sakit gigi" "Seperti sakit gigi? Well, itu sangat benar. Atletico merupakan tim yang sangat sedikit kebobolan dan begitu sempit menyisakan ruang untuk lawan menyerang. Mereka juga sangat fokus pada hal-hal kecil. Buat para penyerang, itu membuat frustrasi," tutur Alcacer, seperti dikutip Marca. "Tidak bisa dibantah jika Atletico merupakan tim yang hebat dan klub yang besar. Namun kami, Dortmund, harus membuat hidup menjadi sulit untuk mereka. Meski begitu partai ini belum benar-benar menentukan." "Saya yakin, siapa yang lolos dan jadi juara grup baru akan ditentukan pada matchday terakhir karena grup ini sangatlah kompetitif. Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi," pungkasnya bijak. #UCL #BVB #Atletico

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Tumbangkan Indonesia, Pelatih Qatar Kena Kartu Merah
2. Gerutu Jose Mourinho Usai Drama Di Stamford Bridge
3. RESMI: Bima Sakti Pelatih Indonesia Di Piala AFF 2018
4. Icardi: Cara Inter Bungkam Milan Memuaskan!
5. Fabinho, Cesc Fabregas & Tim Cadangan Termahal Dunia
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

GFXID Banner Liga Champions 2018/19

Tutup