Gara-Gara Roy Keane, Gerard Pique Hampir Dibikin Kencing Di Celana

Komentar()
Getty Images
Pique mengenang kembali insiden ponselnya yang bergetar di ruang ganti saat masih membela Manchester United, dan hal itu membuat Keane menjadi ‘gila’.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Gerard Pique mengaku hampir kencing di celana gara-gara Roy Keane. Kejadian itu terjadi pada 2006 silam ketika ia masih memperkuat Manchester United.

Waktu itu, Pique muda tengah mempersiapkan diri untuk tampil di Old Trafford namun ia justru menyulut emosi kapten United Keane yang dikenal tegas dan emosional karena ponselnya bergetar di ruang ganti. Dan Pique mengenang kejadian itu dengan baik.

Adapun Keane juga pernah kehilangan kontrolnya di sesi konferensi pers ketika menjabat sebagai manajer Ipswich Town, di mana ia mendengar ponsel salah seorang wartawan yang berbunyi.

“Itu adalah salah satu partai perdana saya di Old Trafford, kami di ruang ganti tengah bersiap dan saya sangat gugup,” buka Pique kepada The Players’ Tribune. “Bayangkan saja – saya baru berusia 18 tahun dan duduk di ruang ganti yang kecil tengah memakai kaus kaki di sebelah Ruud van Nistelrooy, Ryan Giggs dan Rio Ferdinand. Saya ingin tidak terlihat. Saya hanya berpikir ‘Lakukan tugasmu dan jangan sampai kelihatan’.

“Jadi kami duduk di sana menunggu manajer [Sir Alex Ferguson] untuk datang dan berbicara dengan kami, dan saya duduk di samping Roy Keane. Ruang ganti itu sangat kecil sehingga kaki kami hampir bersentuhan. Tidak ada ruang tersisa sama sekali.

“Itu benar-benar sunyi. Tiba-tiba saja, Anda bisa mendengar sedikit getaran. Sangat halus. Roy memandangi ruang ganti. Saya menyadari itu dari saya. Itu dari ponsel saya. Saya membiarkannya bergetar dan ponsel itu ada di saku celana saya, dimasukkan dalam kantong tas yang menggantung di belakang kepala Roy.

“Roy tidak bisa mencari tahu dari mana asal suara itu. Sekarang dia mencarinya bagai seorang maniak. Matanya mengarah ke segala penjuru, dan dia mencoba mencari tahu. Anda tahu adegan terkenal Jack Nicholson di film The Shining, ketika dia menembus pintu? Itulah gambaran dia waktu itu.

“Dia berteriak ke semua orang, ‘Ponsel siapa itu!?’ Sunyi. Dia bertanya lagi. Sunyi. Dia bertanya untuk kali ketiga. ‘Ponsel. Siapa. Itu!? Akhirnya saya berbicara, seperti bocah, berkata sangat pelan, saya bilang, ‘Maaf, itu punya saya’.

“Roy kehilangan akal sehatnya! Dia berubah jadi gila di depan semua orang! Itu luar biasa. Saya hampir terkencing di celana. Namun itu adalah pelajaran yang bagus.

“Sekarang, tahun 2018, semuanya sudah berbeda. Semua pemain muda ini memakai iPhone-nya sebelum pertandingan. Namun waktu itu, pada 2006? Itu adalah dunia yang berbeda. Anda takkan bisa melakukannya. Terlebih lagi di United. Tidak di ruang gantinya Roy. Itu adalah salah satu dari seribu kesalahan yang saya lakukan di United.”

Pique, yang direkrut United dari Barcelona pada 2004, hanya bermukim selama empat musim di Old Trafford sebelum kemudian pulang ke Camp Nou pada 2008. Ia lantas menjelma jadi salah satu bek terbaik di dunia dan memenangkan semua gelar yang ada.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Dijual Terbatas, Ini Harga Tiket Laga Timnas Indonesia U-19 Kontra Jepang U-19
2. Satu Sponsor Utama Mundur, Titel Liga 1 Berubah
3. Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia U-19 Kontra Jepang
4. Ketika Alexandre Pato Tergila-Gila Pada Aktris Cantik Tiongkok
5. Inilah Jersey Resmi Peserta Piala Dunia 2018

Tutup