Gagal Cetak Gol Ke Gawang Persebaya Surabaya, Andik Vermansah Minta Maaf

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Winger Madura United itu kembali menegaskan tidak ada setengah hati ketika bermain membela timnya.

LIPUTAN    ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI    SURABAYA

Winger Madura United, Andik Vermansah, kecewa gagal membawa timnya meraih kemenangan atas Persebaya Surabaya pada leg pertama babak perempat-final Piala Indonesia 2018/19. Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (19/6) petang, itu kedua tim bermain imbang 1-1. 

Madura United unggul lebih dulu melalui gol Aleksandar Rakic pada menit kedua. Persebaya baru bisa membalas pada babak kedua, lewat sontekan Osvaldo Haay.

Andik sebenarnya punya kesempatan untuk mengunci kemenangan Madura United. Tapi kesempatan emas saat berhadapan satu lawan satu dengan Miswar Saputra pada menit ke-81 gagal dioptimalkannya.

"Saya mohon maaf kepada teman-teman atau pun masyarakat Madura. Peluang tadi, saya jujur, sumpah demi Allah, saya ingin cetak gol, ingin membawa Madura angkat trofi di Piala Indonesia," sesalnya.

"Saya memang cinta dengan Persebaya. tetapi profesi saya, profesional, dan pekerjaan saya di Madura. Pokoknya saya tetap tidak ada setengah hati untuk Madura. Saya tetap akan berusaha bagaimana pun saya cari prestasi terbaik untuk Madura. Semoga leg kedua besok Madura United dikasih kemudahan untuk menang," tambahnya.

 

Di sisi lain, soal ban kapten tim yang diberikan Greg Nwokolo kepadanya pada menit ke-52, Andik sebenarnya sudah menolak. Dirinya merasa ban kapten membuatnya memiliki tanggung jawab lebih di lapangan.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Sebenarnya dari awal saya sudah dikasih, sudah ditanyain dari awal sama papa Greg. Tapi saya tolak karena jarang kapten. Tapi akhirnya saya bilang, nanti kalau babak kedua papa Greg diganti diberikan ke saya tidak apa-apa. Yang pasti tanggung jawab saya besar sekali," jelasnya.

Sementara itu, pelatih Madura United, Dejan Antonic, mengaku tak pernah menginstruksikan perubahan ban kapten tersebut. Tapi pria asal Serbia tersebut memaklumi hal itu.

"Pemain buat itu sendiri di lapangan. Kalau saya tidak salah, seharusnya Asep (Berlian) karena dia kapten ketiga. Tetapi kalau pemain buat keputusan seperti itu tidak ada masalah," jelas mantan pelatih Persib Bandung tersebut.(gk-62)

Tutup