Febri Hariyadi Hingga David Maulana Masih Diharapkan Bisa Mentas Di J.League

Terakhir diperbarui
Alvino Hanafi

J.League sebagai salah satu kompetisi sepakbola terbaik di Asia pernah punya sejarah memberdayakan pemain-pemain Indonesia. Yang masih segar dalam ingatan mungkin adalah Irfan Bchdim, dan Stefano Lilipaly.

Irfan menapaki karier di Jepang selama dua musim. Pada 2014 ia bergabung dengan Ventforet Kofu, dan musim berikutnya membela Hokkaido Consadole Sapporo. Sementara Stefano membela Consadole pada paruh musim kedua 2014, hingga paruh musim pertama 2015.

Setelahnya, tidak ada lagi penerus nama Indonesia di sepakbola Jepang. Tapi setiap tahunnya selalu ada harapan pemain Indonesia bisa berkarier di luar negeri, dan menembus kompetisi J.League adalah sebuah pencapaian yang mewah.

Melalui sistem polling yang diadakan sebulan terakhir, nama-nama ini dianggap siap untuk menembus kompetisi Jepang. Febri Hariyadi dari Persib Bandung menjadi pemain yang paling difavoritkan untuk bisa ke Negeri Sakura.

J.League memang bermitra dengan beberapa media di Indonesia, salah satunya Goal Indonesia. Sebagai sebuah sentral sepakbola Asia, J.League tak lepas memperhatikan bagaimana talenta Indonesia beredar, dan selalu menyediakan peluang untuk pemain Indonesia tampil di sana, tentu dengan kualitas.

Selain Febri sebagai pemain yang paling difavoritkan menembus pasar Jepang berdasarkan hasil polling pembaca, juga terdapat gelandang timnas Indonesia U-19, David Maulana. Bisa masuk sebagai pemain yang pantas bermain di J.League menjadi dorongan tersendiri untuk mantan Barito Putera itu.

“Pastinya saya termotivasi. Banyak orang sudah berharap banyak ke saya, jadi saya pasti ingin menunjukkan yang terbaik. Saya sebagai pemain pasti punya harapan suatu saat nanti bermain di klub luar negeri,” ungkap David.

Nama lainnya terdapat Egy Maulana Vikri yang kini sedang berjuang dengan Lechia Gdansk di Polandia. Sejak bergabung pada 2018, Egy baru membukukan lima penampilan di Ekstraklasa. Jepang bisa dijadikan tempat ideal setelah masanya habis di Eropa.

Asnawi Mangkualam jelas tidak ketinggalan masuk daftar. Eks PSM Makassar ini menjadi pemain Indonesia yang pertama main di kompetisi Korea Selatan, dengan gabung Ansan Greeners. Asnawi mengakui, bahwa keputusannya diharapkan tepat untuk dijadikan batu loncatan bermain di level yang lebih tinggi, entah Jepang, atau Eropa.

Hasil lengkap polling pemain Indonesia yang paling layak bermain di J.League:

1. Febri Hariyadi (Persib) - 10.05% (1026 votes)

2. Evan Dimas (Bhayangkara Solo FC) - 9.48% (968 votes)

3. Osvaldo Haay (Persija) - 7.73% (789 votes)

4. Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) - 7.65% (781 votes)

5. David Maulana (Barito Putera) - 7.11% (726 votes)

6. Amiruddin Bagas Kaffa (Barito Putera) - 6.90% (704 votes)

7. Saddil Ramdani (Sabah FC) - 6.48% (661 votes)

8. Beckham Putra Nugraha (Persib) - 6.44% (657 votes)

9. Ryuji Utomo (Persija/Penang FC) - 6.18% (631 votes)

10. Amiruddin Bagus Kahfi (FC Utrecht) - 6.12% (625 votes)

11. Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica) - 5.94% (606 votes)

12. Asnawi Mangkualam (Ansaan Greeners) - 5.57% (568 votes)

13. Yanto Basna (PT Prachuap FC) - 5.39% (550 votes)

14. Todd Rivaldo Ferre (Persipura/Lampang FC) - 4.71% (481 votes)

15. Pratama Arhan (PSIS) - 4.24% (433 votes).