Berita Live Scores
Liga 1

Fans Persib Bandung Hati-Hati Lanjutkan Aksi Unjuk Rasa

04.28 WIB 14/10/18
Bobotoh - Fans Persib Bandung
Bobotoh mengajukan lima tuntutan menyusul sejumlah keputusan yang diambil Komdis PSSI.

Suporter Persib Bandung berencana melakukan aksi lanjutan bila komisi banding (Komding) PSSI tidak mengabulkan pengajuan keringanan hukuman tim kesayangan mereka, serta menuntut adanya pembenahan di tubuh organisasi sepakbola nasional.

Ribuan bobotoh kemarin menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate. Mereka menilai komisi disiplin (Komdis) PSSI tebang pilih dalam menetapkan keputusan, sehingga dianggap merugikan Persib.

Dalam lima butir tuntutannya, bobotoh mengutuk dan mengecam keputusan Komdis. Mereka juga menuntut agar PSSI melakukan evaluasi total, dan reformasi kepengurusan untuk membersihkan mafia di sepakbola nasional.

Bobotoh juga mendesak agar keputusan yang dikeluarkan lembaga di PSSI tidak bersifat instan, namun lebih kepada putusan yang mendidik, serta melakukan pembinaan kepada suporter.

Selain itu, bobotoh mengajak suporter dari klub lain bersatu melawan pihak yang ingin merusak sepakbola. Bobotoh juga akan bersatu untuk mengawal Maung Bandung menjadi juara.

“Ini Bandung melawan part 1. Nanti akan ada yang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya sampai berhasil. Tapi kami masih harus merundingkan dengan yang lain agar segala sesuatunya disiapkan dengan baik, karena kami tidak ingin menambah masalah,” tutur ketua Viking Persib Club (VPC) Heru Joko.

 

View this post on Instagram

PSSI: Pemanggilan Pemain Berdasarkan Regulasi FIFA Bukan Ancaman . PSSI menegaskan tidak ada ancaman dalam pemanggilan pemain ke timnas Indonesia. Ini untuk menyanggah komentar manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat yang menyatakan hal tersebut. . Sebelumnya, Ucok menyampaikan ada pemain Sriwijaya FC yang takut bila tak memenuhi panggilan timnas Indonesia. Adanya ancaman dari federasi sepakbola nasional tersebut yang jadi penyebabnya. . Namun, kepala hubungan media dan promosi digital PSSI, Gatot Widakdo, menjelaskan tata cara pemanggilan pemain sudah sesuai dengan ketentuan. Maka dari itu, ia merasa bingung dengan klaim Ucok tersebut. . "Soal pemanggilan pemain timnas. sesuai regulasi FIFA. Setiap klub punya kewajiban melepas pemain pada setiap laga FIFA match day, jadi inilah dasar pemanggilan pemain bukan ancaman," kata Gatot kepada Goal Indonesia. . "Kedua soal jadwal kompetisi Liga. Ini semua yang membuat operator liga bukan PSSI. Jadi, merekalah yang mestinya menyesuaikan jadwal laga liga dengan FIFA match day," imbuhnya. . Berdasarkan Pasal 36 ayat 2 Statuta FIFA soal regulasi transfer dan status pemain, memang disebutkan klub dan pemain harus menghormati panggilan dari federasi. Asalkan, agenda tersebut masuk dalam kalender resmi FIFA. . Merujuk dengan statuta yang sudah disebutkan, PSSI punya landasan yang kuat memanggil pemain Sriwijaya FC. Mengingat, uji coba timnas Indonesia di bulan Oktober ini semuanya masuk dalam kalender FIFA. . Tercatat ada tiga pemain Laskar Wong Kito yang diajak saat timnas Indonesia mengalahkan Myanmar tiga gol tanpa balas, beberapa hari lalu. Mereka adalah Zulfiandi, Alberto 'Beto' Goncalves, dan Esteban Vizcarra. . Akan tetapi, pada laga uji coba melawan Hong Kong, 16 Oktober nanti, tenaga Vizcarra tak lagi digunakan. Tapi ada pemain Sriwijaya FC lainnya yang dipanggil ke timnas, yakni Marckho Sandy Merauje. Tampaknya ini lantaran tim pelatih skuat Garuda masih butuh untuk melihat lebih jauh pemain yang bisa bermain di posisi bek sayap.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on Oct 12, 2018 at 9:46pm PDT

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Satu Syarat Messi Bisa Juara Piala Dunia 2022
2. Pesan Tegas Bos Persib Bandung
3. Bonucci: Pindah Ke Milan Keputusan Buruk
4. Akhiri Konflik Dengan Mourinho, Pogba Harus Hengkang
5. Jorginho, Higuain & Rekrutan Anyar Terbaik Sejauh Ini
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia