Fakhri Husaini Utak-Atik Posisi Penggawa Timnas Indonesia U-16

Komentar()
Muhammad Irvan
Fakhri terus mengeksplorasi kemampuan para penggawa timnas Indonesia U-16.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Tim nasional (timnas) Indonesia U-16 terus mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai ajang internasional pada tahun ini. Terdekat, mereka akan mengikuti turnamen Jenesys di Jepang, 6-15 Maret mendatang.

Selama masa persiapan di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini, terus mengeksplorasi kemampuan para pemainnya. Salah satunya dengan mengutak-atik posisi beberapa pemain.

Di antaranya, Fakhri mengubah posisi Rendy Juliansyah, Fadillah Nur Rahman, serta Amiruddin Bagas Kaffa. Rendy yang biasanya berposisi sebagai penyerang, dicoba berperan sebagai gelandang serang.

Fadil yang merupakan gelandang bertahan, ditempatkan sebagai bek tengah. Sementara Bagas yang sebelumnya berposisi sebagai penyerang, kini ditempatkan sebagai seorang bek kanan.

Selain itu, ada juga Salman Alfarid yang sebelumnya berperan sebagai gelandang bertahan, ditempatkan diposisikan sebagai bek tengah. Ada juga Andre Oktaviansyah yang kerap bermain sebagai sayap, kini dicoba sebagai gelandang bertahan.

"Di tim yang saya latih ini, saya mencari pemain yang bisa dan mampu bermain di dua posisi berbeda serta berlainan. Karena ini merupakan tuntutan sepakbola modern. Pemain juga harus mengeksplorasi kemampuan dirinya sendiri. Saya yakin bahwa setiap individu pasti memiliki kelebihan," kata Fakhri, seperti dikutip laman resmi PSSI.

Di lain pihak, Rendy tak masalah posisinya diubah dari biasanya. Menurutnya, dia selalu siap diperankan di posisi manapun sesuai kebutuhan tim.

"Saya tidak mempermasalahkan mau bermain di posisi apa, selama bisa membawa tim ini meraih kemenangan dan bisa mencetak gol. Yang jelas, bisa memberikan kontribusi banyak untuk tim ini buat saya merupakan nilai tambahan tersendiri," ucap Rendy. 

Hal senada juga dituturkan Bagas, yang kembarannya Amiruddin Bagus Kahfi juga masuk dalam skuat timnas U-16. "Posisi natural saya di klub adalah sebagai pemain depan dan Bagus justru merupakan pemain belakang di posisi sebelah kanan. Namun saat di timnas pergantian posisi itu terjadi. Saya di belakang kanan sementara Bagus sebagai pemain depan," kata Bagas. 

"Buat saya tidak masalah, mungkin coach melihat saya lebih pas di posisi itu," pungkasnya. 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Timnas U-19, Egy Maulana Vikri Cedera
2. Arema FC Datangkan Pesaing Gustavo Lopez
3. Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Europa: AC Milan Jumpa Arsenal
4. Ilija Spasojević Kaget Dengan Kualitas Timnas Indonesia U-19
5. Jose Mourinho: Lawan Chelsea Kian Tak Berarti

Artikel Selanjutnya:
Paulo Dybala Seret Gol Gara-Gara Cristiano Ronaldo
Artikel Selanjutnya:
Paul Scholes Latih Oldham Athletic?
Artikel Selanjutnya:
Tipis Peluang Luka Modric Gabung Inter Milan
Artikel Selanjutnya:
Septian David Maulana Resmi Gabung PSIS Semarang
Artikel Selanjutnya:
Ander Herrera Jadi Pemain Favorit Ole Gunnar Solskjaer
Tutup