Fabinho & Naby Keita Datang, Seperti Apa Formasi Ideal Liverpool?

Komentar()
Liverpool
Jurgen Klopp berpotensi merombak total susunan lini tengahnya di musim depan menyusul kedatangan tiba-tiba Fabinho.

Selepas final Liga Champions 2017/18 antara Liverpool dan Real Madrid, Jamie Carragher melontarkan pernyataan menarik. Mantan bek The Reds itu menilai kekalahan timnya bukan karena blunder fatal kiper Loris Karius, melainkan karena perbedaan kualitas gelandang kedua tim.

"Kami kekurangan sesuatu di lini tengah. Kami mencapai final dengan tiga gelandang: Georginio Wijnaldum, James Milner, Jordan Henderson. Mereka benar-benar super, tapi mereka bertipe workaholic. Dengan Toni Kroos dan Luka Modric, Real Madrid punya kelas yang berbeda," tutur Carra seperti dilansir The Telegraph.

Bak langsung menjawab komentar legendanya itu, Liverpool memberikan kejutan kecil dengan mengumumkan sosok gelandang baru pada Senin (28/5) malam atau kurang dari 48 jam setelah kekalahan di Kiev. Adalah Fabinho yang diboyong dari AS Monaco dengan transfer €45 juta plus bonus €5 juta.

Fabinho menjadi pemain kedua yang resmi berseragam merah pada musim panas ini, setelah Naby Keita yang sudah dipastikan bakal tiba dari RB Leipzig. Liverpool mungkin tak lama lagi akan kedatangan gelandang baru nomor tiga. Bintang Olympique Lyon Nabil Fekir disebut-sebut siap menyusul Keita dan Fabinho.

Dengan asumsi ketiga gelandang itu merapat ke Anfield, Jurgen Klopp hampir pasti akan melakukan perombakan total di lini tengah untuk mengarungi musim 2018/19.

How Liverpool could line up with Fabinho

Jika memilih mempertahankan formasi 4-3-3 andalannya, Klopp akan memiliki lini tengah yang benar-benar baru. Fabinho bakal bertindak sebagai gelandang bertahan, Keita menjalankan peran No.8, dan Fekir (jika benar bergabung) akan menghadirkan sisi kreatif dengan kemampuan playmaking-nya.

Tentu ini akan menjadi kabar buruk bagi Henderson, Wijnaldum, dan Milner. Keriganya berpotensi tersingkir dari Starting XI jika tak mampu bersaing. Selebihnya, Liverpool tak punya pelapis lain setelah Emre Can bakal hengkang, sementara Alex Oxlade-Chamberlain masih terus menepi hingga November.

How Liverpool could line-up with Fabinho

Status kapten yang diemban Henderson bisa memaksa Klopp untuk mengubah formasinya menjadi lebih pragmatis. Henderson masih menjadi salah satu pemain favorit Klopp sehingga menurunkannya bersama dengan Fabinho sebagai double pivot menjadi opsi yang layak dipertimbangkan.

Keita bisa dimaksimalkan kemampuan menyerangnya dengan menjadi gelandang serang di belakang striker. Gelandang berpaspor Guinea ini juga bisa ditarik ke belakang untuk mendampingi Henderson, sementara Fabinho dimungkinkan kembali ke posisi lamanya sebagai bek kanan. Liverpool punya banyak opsi di sini. Belum lagi jika mereka kedatangan Fekir.

How Liverpool could line up with Fabinho and Keita

Sistem tiga bek yang tengah naik daun di Eropa dalam beberapa tahun terakhir juga bisa menjadi pilihan berikutnya. Liverpool memiliki personel yang cukup untuk mengakomodasi formasi ini, namun mereka tentu butuh seorang bek sentral baru untuk menjadi pelapis.

Dengan Fabinho-Keita sebagai gelandang sentral dan didampingi dua wing-back, Liverpool bakal memiliki daya gedor dahsyat sekaligus punya keseimbangan dalam bertahan. Liverpool bisa mengambil inspirasi dari Chelsea yang mampu memeragakan versi terbaik dari 3-4-3 saat menjadi kampiun Liga Primer Inggris 2016/17.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Patut dinanti apakah lini tengah yang serbabaru ini akan membantu Liverpool meraih hasil yang lebih baik di musim depan.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Lima Pilar Persib Absen Hadapi Bhayangkara
2. Stefan De Vrij Konfirmasi Gabung Inter Milan
3. Egy Maulana Vikri Akui Butuh Adaptasi Lagi Di Timnas U-19
4. Barcelona B Terdegradasi Ke Divisi Tiga Spanyol
5. 20 Pemain Tersubur Dalam Sejarah Liga Champions

 

Tutup