Berita Live Scores
Liga 2

Empat Tim Grup Y Berharap Kabut Asap Di Palembang Hilang

07.02 WIB 10/11/19
Widodo C Putro - Persita Tangerang
Kabut asap akan membuat keempat tim mengalami kesulitan mengembangkan permainan.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Empat kontestan Grup Y berharap kabut asap yang menyelimuti Palembang berkurang ketika mereka melakoni laga perdana babak Delapan Besar Liga 2 2019 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (10/11).

Persik Kediri melawan PSMS Medan akan menjadi laga pembuka, karena digelar sore hari. Selepas itu, Persita Tangerang menghadapi Martapura FC. Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro mengatakan, asap menjadi kendala utama tim besutannya untuk tampil maksimal di laga ini.

“Dalam kondisi begini tentu pemain tidak akan nyaman untuk bertanding. Mudah-mudahan ini bisa besok tidak ada lagi. Kami sudah siap dari segi taktik, strategi dan tentu lihat calon tim lawan juga, kami sudah mengevaluasi. Terpenting motivasi pemain kami mengalir saja, seperti sungai, mengalir,” tutur Widodo.

Pernyataan tidak jauh berbeda disampaikan Frans Sinatra. Pelatih Martapura ini mengatakan, duel melawan Persita tidak akan mudah. Ia berharap kedua tim bisa memperlihatkan performa bagus.

“Kami mau memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan pertandingan bisa berjalan baik dan lancar. Kami ingin menang, begitu juga dengan Persita. Saya minta anak-anak tampil lepas tanpa beban,” kata Frans.

Keluhan terhadap kabut asap juga disampaikan pelatih Persik Budihardjo Thalib. Menurutnya, kondisi itu bisa membuat semua tim mengalami kesulitan untuk mengembangkan permainan terbaik.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 2 2019!

“Kondisi asap masih sangat tebal, dan ini sangat berpengaruh. Jangankan pemain, kami juga tim pelatih. Mudah-mudahan bisa bermain baik demi menghibur masyarakat Palembang,” kata Budihardjo.

Sedangkan pelatih PSMS Jafri Sastra tidak mempermasalahkan kabut asap. Menurutnya, PSMS sudah pernah merasakan situasi ini ketika melakoni fase penyisihan grup. Jafri berharap persiapan selama dua pekan memberikan hasil maksimal.

“Kabut asap enggak perlu dikhawatirkan, kami jalani saja. Sebelumnya waktu penyisihan juga kondisinya asap. Terpenting kami harus maksimal. 12 hari setelah lolos, tim sudah kami persiapkan dengan maksimal,” tambah Jafri. (gk-71)