EKSKLUSIF Luka Modric: Real Madrid Akan Raih Empat Titel Liga Champions Beruntun

Komentar()
Getty Images
Bintang Kroasia ini puas mengakhiri duopoli Ronaldo-Messi dalam penghargaan Goal 50 dan optimistis Real Madrid akan kembali berjaya di musim ini.


WAWANCARA EKSKLUSIF OLEH  ALBERTO PINERO

Luka Modric menyuarakan rasa girangnya setelah menjadi pemenang Goal 50 2018 -- penghargaan pemain terbaik dunia tahunan dari Goal -- dan mengumbar optimismenya terkait peluang Real Madrid menjuarai Liga Champions empat kali beruntun.

Tahun 2018 terbukti menjadi periode terbaik Modric di sepanjang kariernya. Gelandang elegan Kroasia ini berhasil memenangi Liga Champions di level klub dan memimpin negaranya mencapai final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Pencapaian itu membuat banyak penghargaan individual silih berganti menghampirinya: Pemain Terbak Piala Dunia, Pemain Terbaik FIFA, Pemain Terbaik UEFA. Dan kini, Goal 50 menambah panjang daftar tersebut setelah ia finis di depan pemenang tahun lalu Cristiano Ronaldo and bintang Liverpool Mohamed Salah.

Modric pun resmi mengakhiri duopoli Ronaldo dan Lionel Messi dalam penghargaan ini. Duo megabintang Portugal dan Argentina itu selalu merebut Goal 50 sejak Wesley Sneijder menjadi pemenang pada 2010 silam.

"Saya sangat bahagia bisa menerima penghargaan ini," kata Modric kepada Goal.

"Saya berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan suara untuk saya. Sebuah kehormatan bisa meraihnya dan bisa mengikuti jejak dua pemain hebat [Ronaldo dan Messi]."

Luka Modric Real Madrid Goal 50

Terlepas dari prestasi individualnya ini, Modric harus menyaksikan klubnya kepayahan menjalani awal musim 2018/19. Kepergian pelatih Zinedine Zidane dan disusul kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus membuat Real Madrid terpuruk.

Mereka masih berada di peringkat enam La Liga dan pada Oktober lalu dihantam Barcelona 5-1. Kekalahan di El Clasico tersebut berakibat pada pemecatan Julen Lopetegui, yang cuma bertahan selama beberapa bulan.

Walau begitu, Modric tetap yakin timnya bisa mengubah peruntungan bersama pelatih interim Santiago Solari, yang sejauh ini berkinerja meyakinkan dengan memetik kemenangan beruntun di empat laga pertamanya di semua kompetisi.

"Kami ingin terus berbenah karena kami mengawali musim ini dengan buruk," ujar Modric. "Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami mengakhiri musim ini. Kami akan terus bekerja keras dan menaklukkan setiap rintangan yang menghadang."

"Saya berharp bisa kembali memenangi sejumlah gelar di musim ini, tetapi pertama-tama kami harus meningkatkan performa. Bersama pelatih baru, saya yakin kami bisa bangkit secara bertahan dan menjalani musim dengan baik."

Luka Modric Champions League trophy 27052018

Bagus tidaknya musim Madrid biasanya ditentukan oleh raihan gelar Liga Champions. Dalam lima musim terakhir, Madrid secara luar biasa berhasil empat kali menjuarai kompetisi itu, bahkan meraihnya secara beruntun dalam tiga tahun terakhir.

Modric pun yakin, Los Blancos akan kembali mempertahankan status sebagai raja Eropa di musim ini. "Tidak ada yang mustahil dalam sepakbola," kata pemain berusia 33 tahun itu.

"Kami adalah Real Madrid. Apa yang kami raih dalam tiga musim terakhir adalah sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, tetapi kami berhasil mewujudkannya. Jadi, mengapa tidak untuk meraih titel keempat berturut-turut?"

"Kami akan mengerahkan segalanya. Namun tetap rendah hati, bekerja keras, dan respek terhadap lawan karena di luar sana ada banyak tim bagus dan tiap tahun makin sulit untuk memenangi titel ini."

"Dan seperti yang saya bilang, kami akan mengerahkan segalanya. Kami sudah menunjukkan berkali-kali bahwa tidak ada yang mustahil untuk tim ini," tandasnya.

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Goal 50 adalah penghargaan tahunan yang mengurutkan 50 pemain terbaik dunia dalam 12 bulan terakhir. Kepala editor dan koresponden dari 42 edisi di seluruh dunia memberikan penilaian mereka, dengan para kandidat dinilai berdasarkan level konsistensi setahun ke belakang, performa di pertandingan besar, warisan sepakbola mereka dan kesuksesan tim pada level klub dan internasional.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Diminta Mundur, Bima Sakti Kalem
2. Juan Mata Menuju Arsenal?
3. Pandit: Mourinho Harus Dimusnahkan Dari Sepakbola!
4. Milan & Inter Akur Soal Proyek Stadion
5. Semua Transfer Top Musim Dingin 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Goal 50 HP GFX Luka Modric

Tutup