Dua Pemain TIRA Persikabo Enggan Buang Kesempatan Pada TC Timnas Indonesia U-22

Terakhir diperbarui
Alvino Hanafi

Timnas Indonesia U-22 sudah melaksanakan pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Pemain TIRA Persikabo Andy Setyo, bertekad mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik yang miliknya.

Sebanyak 36 pemain dipanggil mengikuti TC yang berlangsung hingga 31 Desember mendatang. Agenda tersebut merupakan persiapan awal timnas Indonesia U-22 untuk bermain di SEA Games tahun depan.

Bagi Andy, berlatih di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, bukan pengalaman baru. Sebelumnya, pesepakbola berusia 23 tahun tersebut pernah dipanggil ketika timnas senior Indonesia melaksanakan TC pada Februari 2020.

Maka dari itu, Andy tidak perlu banyak melakukan adaptasi dengan gaya berlatih yang diterapkan Tae-yong. Ia sudah sedikit paham karakter juru formasi asal Kora Selatan tersebut.

"Sebuah kebanggaan kembali dipanggil ke timnas Indonesia kembali. Kesempatan ini tentu tak boleh disia-siakan. Insyaallah, saya akan fokus dan disiplin dalam berlatih, agar bisa terpilih membela timnas Indonesia," ucap Andy.

Andy bukan satu-satunya pemain TIRA Persikabo, yang dipanggil dalam TC timnas Indonesia U-22. Rekan setimnya, Rifad Marasabessy, juga turut diajak ambil bagian.

Berbeda dengan Andy, pemanggilan tersebut merupakan yang pertama didapatkan Rifad, semenjak Tae-yong menjabat manajer pelatih timnas Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap dukungan seluruh pihak dalam menjalankan TC.

"Saya sangat termotivasi dengan panggilan ini. Karena bagi saya, memperkuat timnas adalah tugas negara yang harus dilaksanakan dengan baik. Semoga, saya diberikan kelancaran dalam berlatih. Mohon doanya dari suporter TIRA Persikabo," ujar Rifad.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pada SEA Games tahun lalu yang dilangsungkan di Filipina, Andy masuk skuad timnas Indonesia U-22. Sedangkan Rifad, tidak dibawa karena kalah bersaing dengan pemain lainnya.

Peran Andy di lini pertahanan saat SEA Games dilhelat tidak tergantikan. Ia pun didapuk menjadi kapten timnas Indonesia U-22, karena dinilai memiliki jiwa kepimimpinan yang baik di dalam maupun luar lapangan.

Sayang, Andy gagal mempersembahkan medali emas untuk timnas Indonesia U-22. Skuad Garuda Muda hanya mampu meraih medali perak setelah takluk tiga gol tanpa balas dari Vietnam di laga final.