Dua Pemain Persebaya Surabaya Harus Menepi

Alwi Slamat - Persebaya
Persebaya Official
Latihan dengan intensitas tinggi berimbas pada pemain yang harus menepi sementara.

Perlahan Persebaya Surabaya terus menaikkan intensitas latihan mereka demi menyambut Liga 1 2020 yang akan kembali digulirkan 1 Oktober mendatang, di tengah pandemi virus corona.

Persebaya memang boleh dibilang telat mempersiapkan tim jika dibandingkan dengan peserta Liga 1 yang lain. Skuad arahan Aji Santoso baru berlatih kurang dari satu bulan, sejak awal September.

Seperti diinformasikan laman resmi klub, dua pemain Persebaya harus latihan terpisah alias menepi karena mereka cedera. Pemain yang dimaksud adalah Alwi Slamat dan gelandang Bayu Nugroho.

Kedua pemain di atas mendapatkan cedera pada waktu yang berbeda. Bayu telah terlebih dahulu menepi sejak latihan hari ketiga. Bermula dari ototnya yang kram saat latihan fisik dengan intensitas tinggi.

Mantan pemain PSIS Semarang itu disebut mengalami cedera hamstring. Sementara untuk Alwi, pemain bernomor punggung 88 tersebut baru saja mendapat cedera, dan sama-sama menderita hamstring.

"Bayu sudah mulai ikut berlatih. Tapi saat saat intensitas tinggi saya suruh istirahat. Takut cedera lagi karena belum 100 persen pulih” ungkap Aji, menjelaskan bahwa Bayu latihan terpisah sambil pemulihan.

Muhammad Alwi Slamat - PSMS Medan

Untuk cedera Awli yang belum lama didapatkan, dirinya juga harus menjalani latihan terpisah dengan didampingi oleh Samudra Anggara sebagai fisioterapis tim. Alwi berharap, cederanya segera bisa pulih.

"Iya saya cedera hari Senin (7/9) lalu, otot saya tertarik. Sampai hari ini masih harus menjalani perawatan dari Samudra [fisioterapis Persebaya]," beber mantan pemain TIRA Persikabo tersebut.

"Coach Aji selalu berpesan kalau memang masih sakit harus jujur, agar penyembuhan bisa menyeluruh. Jangan sampai tidak jujur nanti malah merugikan tim dan tentunya karir pemain itu sendiri," tukas Alwi.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pekan ini Persebaya sempat menjalani laga uji coba melawan tim amatir Bintang Timur, dengan kemenangan telak 11-0. Hasil itu dinilai pemain muda, Hambali Tolib, sebagai hasil yang bagus untuk menyambut liga.

"Ini jadi tolok ukur. Sebenarnya, tiga gol itu berkat teman-teman juga, sisanya saya sendiri," ungkap pencetak hattrick ke gawang Bintang Timur itu. "Selama berlatih dua minggu ke terakhir, tentunya cukup baik bagi kami semua."

Supriyadi & Hambali Tolib - Persebaya

Tutup