Djadjang Nurdjaman Punya Resep Atasi Vladimir Vujovic

Komentar()
Doni Ahmad
PSMS dipastikan tidak menurunkan dua pemain pilar yang sedang menjalani pemulihan cedera.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Sosok Vladimir Vujovic sebagai tembok belakang Bhayangkara FC menjadi perhatian Djadjang Nurdjaman. Pelatih PSMS Medan ini sudah menyiapkan resep untuk menembus pertahanan calon lawan saat bentrok, Sabtu (31/3), di Stadion Teladan.

Vujovic merupakan mantan pemain asuhan Djadjang ketika masih bersama-sama di Persib Bandung. Sedikit banyak, Djadjang sudah mengetahui kelemahan Vujovic, dan akan mengekploitasinya di pertandingan nanti, termasuk pemain lainnya di lini belakang, seperti I Putu Gede Juni Antara, Ambrizal, dan Indra Kahfi.

“Saya pikir mereka jadi pemain yang menjadi kunci pertahanan. Bahkan Vujovic katanya man of the match pertandingan lawan Persija [Jakarta]. Dia memang piawai bola-bola atas. Saya tahu kekuatan dan kelemahan Vujovic. Saya akan coba manfaatkan minusnya itu,” beber Djanur, sapaan Djadjang.

Djanur juga memastikan Antoni Putro Nugroho dan Fredyan Wahyu tidak bisa turun. Ia telah mempersiapkan Amarzukih di full-back kanan, dan Erwin Ramdani sebagai penyerang sayap kanan.

“Pengaruh pasti ada. Pada prinsipnya kualitas satu dengan yang lain tidak persis sama. Pasti ada plus minusnya. Yang pasti Antoni dan Fredyan sudah tidak bisa main. dan kami sudah siapkan pengganti,” ujar Djanur.

“Lini depan juga terus kami push, ada latihan finishing touch, walaupun melibatkan semua pemain, saya fokuskan ke lini depan. Saya ingin mereka bisa memanfaatkan peluang dengan baik.”

PSMS pun lega bakal mendapat dukungan dari suporternya setelah melakukan pertemuan dengan manajemen terkait kenaikan harga tiket dua kali lipat di bandingkan ketika bermain di Liga 2. Fans PSMS mengancam akan memboikot laga jika panitia pelaksana (panpel) pertandingan tidak menurunkan harga tiket.

Setelah negosiasi, akhirnya manajemen sepakat memberikan harga khusus Rp30 ribu untuk suporter yang biasa menempati tribun terbuka utara dan selatan. Sedangkan untuk kuota, panpel memberi jatah 6.000 lembar dari 11 ribu kapasitas tribun terbuka.

“Soal pengurangan harga sudah tidak ada masalah. Yang permasalahannya tadi mereka minta kuota tiket untuk suporter itu sembilan ribu tiket. Sementara kapasitas tribun terbuka hanya 11 ribu. Jatah 1.100 tiket sudah kami distribusikan kepada sponsor,” terang CEO PSMS Dodi Taher.

“Jadi sisanya 9.900 kami bagi dua antara suporter dan penonton umum. Soalnya kami memikirkan buat penonton umum juga. Tidak mungkin jatah untuk penonton umum hanya 900. Memang kami akui animo penonton untuk Liga 1 ini cukup tinggi. Tapi kapasitas stadion kami kecil.” (gk-71)

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Rohit Chand Tinggalkan Persija Jakarta
2. Gara-Gara Mohamed Salah, Orang Lupa Philippe Coutinho
3. NxGn: 50 Wonderkid Terbaik Dunia
4. David Beckham: Pemain Top Eropa Sulit Bersaing Di Indonesia
5. Sorot Sepekan (19-25 Maret): Liga 1 2018 Akhirnya Bergulir!

Artikel Selanjutnya:
Kebersamaan Bayu Pradana Dengan Mitra Kukar Berakhir
Artikel Selanjutnya:
Timnas Indonesia U-22 Tak Terganggu Pergantian Ketua Umum PSSI
Artikel Selanjutnya:
Gonzalo Higuain Terbang Ke London
Artikel Selanjutnya:
RESMI: Madura United Kontrak Alberto Goncalves
Artikel Selanjutnya:
PSSI Minta Dispensasi Ke AFC Terkait ITC Pemain Asing Baru Persija Jakarta
Tutup