Djadjang Nurdjaman: Persib Bandung Kehilangan Kreator Di Lini Tengah

Jumpa Pers Persib Bandung
Goal / Anggi Riwanto
Absennya Maitimo dinilai Djanur memengaruhi performa Persib.

LIPUTAN   PANDU PERSADA     DARI   BANDUNG  

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, mengungkapkan absennya gelandang Raphael Maitimo berpengaruh kepada permainan timnya saat bermain imbang tanpa gol dengan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Sabtu (15/4) malam. Seperti diberitakan sebelumnya, Maitimo terpaksa absen di laga ini lantaran matanya sedang sakit.

"Iya, salah satunya itu [absennya Raphael Maitimo]. Tadinya, kami sangat berharap kepada Maitimo dan dia ingin sekali main di pertandingan ini," ujar Djadjang, dalam sesi jumpa wartawan selepas pertandingan.

Maitimo memang tampil impresif di masa persiapan Persib. Di dua laga uji coba sebelumnya, eks pemain Persija Jakarta itu diberi tugas dalam mengatur permainan Persib di lini tengah. Tak hanya itu, dalam dua laga itu juga pemain yang musim lalu memperkuat Arema ini mencetak satu gol di setiap pertandingannya.

"Awalnya kami sudah lega dapat pemain seorang kreator, saat dia mau diturunkan di pertandingan seperti ini ternyata ada kendala. Gian Zola main oke juga hari ini, tapi kalau soal kreator, dia belum ke sana," jelasnya.

"(Shohei) Matsunaga sempat diberi tugas untuk itu [pengatur serangan], tapi dia bukan tipe pemain yang seperti itu. Mudah-mudahan, di laga kedua nanti Maitimo bisa dimainkan," tambah pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Perihal klaim pelatih Arema Aji Santoso yang menyebut dirinya sukses mematikan sayap Persib, Djanur tak sepenuhnya setuju. Ia lebih melihat gagalnya Atep dan kawan-kawan menuai tiga angka malam ini karena kurangnya kreativitas di lini tengah.

SIMAK JUGA: Persib - Arema Berakhir Tanpa Gol

"Betul kalau serangan kami banyak berasal dari sayap, lebih tertuju ke sayap, padahal kami tidak punya pemain bertipe header di depan. Juga karena kami kurang sosok kreator di jalur tengah. Jadi kalau soal sayap, sebenarnya kami masih berhasil juga, tidak sepenuhnya dimatikan. Tapi karena penyelesaian akhir para pemain di tengah yang kurang maksimal," bebernya.

SIMAK JUGA: Aji Santoso: Seharusnya Arema Menang

Secara umum, Djanur tak puas dengan hasil imbang tanpa gol ini. Namun, ia mengapresiasi para pemainnya yang secara permainan sudah mengalami perkembangan. Ia pun bertekad untuk langsung membenahi segala kekurangan guna menghadapi partai tandang saat bersua PS TNI, 22 April mendatang.

"Dari sisi permainan kami tidak jelek karena juga lawannya kali ini adalah Arema yang sudah beberapa kali main imbang di sini. Mungkin kami juga terganggu data statistik yang menyebut sudah dua tahun kami tidak pernah menang menghadapi Arema," ujarnya.

"Kami tetap semangat untuk pertandingan berikutnya, segala kekurangan akan kami perbaiki. Selamat untuk Arema yang sudah dapat satu poin," tambahnya.

Sementara itu, manajer Persib Umuh Muchtar juga mengatakan dirinya tak puas dengan hanya mendapat satu poin di partai kandang. Melihat penampilan tim Maung Bandung, Umuh merasa para pemainnya terbebani.

"Kami di depan juga masih belum ada striker andal dan belum jelas. [Carlton] Cole juga belum siap. Saya harap di pertandingan selanjutnya semuanya akan lebih baik sehingga kami bisa pertahankan juara," jelas Umuh.

Nada kurang puas juga dituturkan gelandang muda Persib Gian Zola Nasrulloh. "Semoga kami bisa main lebih baik lagi dan terus mendapat hasil positif di pertandingan nanti melawan PS TNI di Stadion Pakansari dengan meraih tiga poin," ujarnya.(gk-68)

 

 

 

Tutup