Djadjang Nurdjaman Nilai Persebaya Surabaya Tak Layak Kalah

Komentar()
Aditya Wahyu Pratama
Djanur menyatakan, hadiah tendangan bebas yang mengawali gol Arema tak seharusnya diberikan wasit.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menyatakan tim besutannya tidak layak menelan kekalahan ketika dibekap Arema FC 1-0 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (6/10) sore WIB.

Djadjang mengatakan, Persebaya mampu menguasai lini tengah dibandingkan Arema. Hanya saja, keputusan wasit yang memberikan tendangan bebas membuat Ahmad Nur Hardianto mencetak gol di menit ke-70.

“Sebenarnya dari open play kami bisa membendung Arema. Kami kebobolan melalui tendangan bebas yang sebetulnya tidak seharusnya diberikan wasit. Semua bisa melihat tayangan ulang dari tayangan TV bagaimana kejadiannya, tidak ada sentuhan dari Abu Rizal. Namun wasit tetap menunjuk pelanggaran,” cetus Djanur, sapaan Djadjang.

“Secara keseluruhan pemain sudah menampilkan permainan terbaik pada laga dengan tensi yang cukup keras, karena tekanan dari suporter, walaupun sebenarnya pemain kami sudah mengabaikannya.”

Djanur juga menolak anggapan kekalahan Persebaya dikarenakan perubahan permainan di babak kedua yang lebih bertahan. Dia menilai pemain sudah tampil bagus, dan mereka hanya kebobolan lewat bola mati.

“Sebenarnya itu hanya naluri saja, karena instruksinya kami ingin tetap bermain seperti babak pertama. Namun, serangan Arema cukup gencar. Kami sebenarnya masih bisa mencuri kesempatan melalui serangan balik, tapi terlalu banyak pelanggaran yang memang riil ataupun keputusan yang salah dari wasit,” tutur Djanur.

Di sisi lain Djanur juga tidak menyalahkan timnya yang tidak mencoba lapangan Kanjuruhan, kendati sebagian besar pemainnya belum pernah bermain di Kanjuruhan. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Mungkin bisa berpengaruh soal kami tidak mencoba lapangan. Tapi kami lebih memilih fokus kepada yang lain. Memang tidak bagus kami tidak memanfaatkan sesi itu, tapi kami memikirkan sesuatu yang lain, seperti tensi di luar lapangan yang masih belum kondusif,” tegasnya. (gk-48)

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Polisi Las Vegas Usut Kasus Dugaan Pemerkosaan Cristiano Ronaldo
2. Jurgen Klopp: Kekalahan Ini Adalah Kesalahan Saya
3. Imbas Sanksi Insiden Berdarah Di GBLA, Pengurus PSSI Dapat Teror
4. Timnas Spanyol Coret Duo Real Madrid
5. Lawan Favorit Lionel Messi Di Liga Champions
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup