Djadjang Nurdjaman Makin Optimistis Persebaya Surabaya Tidak Akan Terdegradasi

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Setelah berhasil menaklukkan Persib dan Persija, Djanur mengincar kemenangan atas PSM dan Bhayangkara.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA    DARI   SURABAYA    

Persebaya Surabaya terus menjauh dari zona degradasi. Itu setelah, mereka menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 3-0, pada pekan ke-29 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (4/11) malam. 

Kemenangan ini membuat tim Bajul Ijo sementara bertengger di posisi kesembilan dengan 38 poin. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, pun makin optimistis timnya tidak akan terdegradasi pada musim ini.

"Saya kira bisa dihitung juga. Dengan poin 41 (satu kemenangan lagi), saya rasa aman melihat sisa pertandingan papan bawah seperti itu. Saya juga ikut menghitung pertandingan tim lain. Jadi saya pikir sampai di 41 poin dengan sisa lima laga, saya jamin cukup aman," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Pelatih asal Majalengka tersebut juga senang mampu menjegal langkah Persija, yang menjadi salah satu kandidat juara musim ini. Sebelumnya, The Green Force juga berhasil menaklukkan kandidat juara lainnya, Persib Bandung, dengan skor 4-1.

"Pasti spesial karena Persija kandidat juara. Kami ada di papan bawah menuju tengah, (kemenangan) ini cukup mengejutkan. Kami juga pernah kalahkan tim besar seperti Persib. Jadi tinggal beberapa tim besar lagi seperti Bhayangkara FC dan PSM Makassar yang perlu kami kalahkan juga. Ini bukan percaya diri berlebihan atau takabur, tapi kami akan berusaha untuk itu," tegasnya.

Selain itu, dirinya senang skuat yang ditampilkan mampu membuktikan kemampuan terbaik. Persebaya memang tengah dirundung masalah cedera dan harus bermain tanpa dua pemain pilar, David da Silva dan Robertino Pugliara yang sudah dipastikan absen hingga akhir musim.

"Ternyata tidak bisa tampilnya David, ada hikmahnya juga. Sehingga kami bisa menemukan penggantinya yang barangkali sepadan dalam berapa pertandingan (Osvaldo Haay). Alhamdulillah dalam tim kami tidak bergantung kepada beberapa pemain," tutur mantan pelatih Persib itu.

"Dari statistik bisa dikatakan cukup produktif. Lumayan banyak kalau dihitung rata-ratanya. Jadi saya pikir cukup bagus. Secara kolektivitas kami cukup terjaga. Para pemain ini yang lebih membanggakan lagi, pemain lokal bisa imbangi pemain asing. Kami hanya turunkan satu pemain asing, (Otavio) Dutra. Sementara di sana (Persija) memberdayakan semua pemain asing termasuk naturalisasi. Saya pikir ini nilai lebih tim ini," pungkasnya.(gk-62)

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Bocoran Liga Super Eropa: Dimulai 2021, Diikuti 16 Klub Top
2. Resmi Ditahan, Saddil Ramdani Akui Kesalahan
3. Bukan Cuma Ronaldo, Madrid Juga Menyesal Kehilangan Hakimi
4. Zinedine Zidane Kuatkan Sinyal Ke Juventus
5. Curhat Egy Usai Tak Masuk Skuat Piala AFF
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup