Berita Live Scores
Liga 1

Djadjang Nurdjaman Kecewa PSMS Medan Diimbangi Semen Padang

05.36 WIB 28/02/18
PSMS Medan vs Semen Padang
Djanur menilai pemain takut kepanasan, sehingga membuat dirinya merasa kecewa.


OLEH   DONNY AFRONI  & DONI AHMAD

Performa pemain PSMS Medan ketika bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang di turnamen invitasi Sumut Cup di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam kemarin sore membuat pelatih Ayam Kinantan, Djadjang Nurdjaman, merasa kecewa.

Pada pertandingan ini, PSMS tertinggal lebih dulu melalui gol Rosad Setiawan menjelang babak pertama berakhir. PSMS baru bisa menyamakan kedudukan beberapa saat sebelum laga usai lewat gol Erwin Ramdani.

“Saya sangat kecewa. Kami belum dapat hasil yang maksimal di beberapa laga uji coba di Medan. Padahal lawan di bawah kami. Pada babak pertama tidak maksimal,  pemain tidak mau lari seperti takut kepanasan. Tapi di babak kedua saya sedikit puas,” ujar pelatih yang akrab disapa Djanur ini.

“Seharusnya dengan mendapat lawan seperti ini, mereka bisa menunjukkan kualitas sebagai tim Liga 1. Evaluasi banyak sekali, mulai dari finishing, variasi menyerang, itu sangat minim. Bola set-piece juga tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Ini akan kami evaluasi ke depannya.”

Di lain sisi, Djanur tidak memberikan penilaian negatif terhadap performa gelandang asal Afghanistan, Sharif Khamayuni Mohammad, yang tak tampil maksimal di laga ini.

“Jangan lihat dari kesalahannya, dia sedang kurang bugar. Saya rasa masih sebatas wajar. Saya percaya dia,” tegas Djanur.

Sementara itu, pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli merasa cukup puas dengan hasil imbang ini, karena ia tidak memburu hasil akhir, kecuali ingin melihat performa tim. Syafrianto juga memuji penampilan lini pertahanan.

“Kami mampu mengimbangi permainan PSMS. Secara keseluruhan anak-anak sudah memahami skema permainan. Anak-anak disiplin menjalankan instruksi. Pemain belakang memahami bagaimana mem-pressing dan menjaga lawan,” ucap Syafrianto.

Sedangkan Elthon Maran menilai laga ini spesial, karena ia menghadapi mantan klubnya. Elthon merupakan bagian penting PSMS di Liga 2 2017, namun akhirnya hengkang. Walau sempat mendapat ejekan dari fans PSMS, Elthon mengaku tidak terganggu.

“Kami bisa mengambil pelajaran dari sini. Senang dengan suporter yang banyak di tribun. Saya rileks biasa saja. Sempat dipanggil PSMS lagi, tapi saya minta izin mau seleksi di Makassar, ternyata enggak lolos. Mau balik enggak bisa lagi. Memang ada menyesal juga. Semoga PSMS semakin jaya lagi di Liga 1 ini,” ucap Elthon. (gk-71)

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Timnas U-19, Egy Maulana Vikri Cedera
2. Arema FC Datangkan Pesaing Gustavo Lopez
3. Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Europa: AC Milan Jumpa Arsenal
4. Ilija Spasojevic Kaget Dengan Kualitas Timnas Indonesia U-19
5. Jose Mourinho: Lawan Chelsea Kian Tak Berarti