Dituntut Mundur, Manajemen PSMS Medan Merasa Sudah Buat Perbaikan

Komentar()
Doni Ahmad
PSMS pun berharap tak ada sanksi yang berat diberikan terhadap mereka, setelah terjadi kericuhan usai laga melawan PSM.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN    

Kericuhan suporter PSMS Medan usai laga kontra PSM Makassar di Stadion Teladan Medan, Senin (23/7) malam, menyisakan kekhawatiran manajemen. Pasalnya tim Ayam Kinantan bakal terancam sanksi dari PSSI.

Manajemen PSMS, Selasa (24/7), menggelar rapat evaluasi di sekretariat tim Kebun Bunga. Tak dipungkiri ada beberapa kerugian yang ditimbulkan akibat kericuhan tersebut. 

"Kericuhan itu menjadi pembelajaran bagi kami untuk laga  melawan Bali United supaya pertandingan berjalan aman dan lancar. Dalam pertandingan kemarin 2x45 menit tidak ada kendala dengan tim, tapi usai laga ada gesekan dari salah satu kelompok suporter, terutama PSMS fans Club," kata sekretaris PSMS, Julius Raja.

Beberapa item rusak setelah peristiwa itu. Terutama aboard atau papan iklan dan pintu-pintu besi yang dijebol. Ini menjadi tanggung jawab manajemen. 
"Aboard rusak ada sekitar 29 buah. Terus pintu-pintu juga. Masih ada waktu dua sampai tiga hari memperbaikinya sebelum lawan Bali United," bebernya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Mereka berharap sanksi tak sampai partai usiran. Kami sudah sampaikan kronologis. Hasilnya hukuman dari mereka memang belum kami ketahui. Sudah berikan terperinci, karena secara keseluruhan pengamanan cukup baik. Tim tamu, tuan rumah, dan wasit juga pulang dengan selamat. Kami lakukan pendekatan, jangan sampai ada partai usiran atau main tanpa penonton," harapnya.

Pria yang akrab disapa King itu menyadari jika kericuhan itu memuncak dikarenakan ingin ada revolusi di manajemen PSMS. Dia meminta fans bersabar karena diyakininya ada perubahan positif di bawah pelatih baru Peter Butler. 

"Mereka minta perbaikan manajemen. Minta King mundur. Sekali lagi saya katakan mari bersikap dewasa.  Saya siap mundur. Tapi harus melalui pak Kodrat (Pembina) atau pak Edy Rahmayadi (Penasehat). Saya mau mundur tapi bukan dari kelompok suporter. Kami kan sudah buat perbaikan tapi kok masih dirongrong," bebernya. (gk-71)

 

 

Setelah U-19, Garuda Muda U-16 akan beraksi di Sidoarjo, Jawa Timur. Cermati jadwalnya dan dukung perjuangannya! @pssi__fai

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Persija Tampung Eks Persib
2. Bikin Blunder Lagi, Ini Kata Loris Karius
3. Indra Sjafri Bidik Pemain Milik Persib & Perseru
4. Mesut Ozil Pensiun Dari Timnas Jerman
5. Sepuluh Wonderkid Italia Di Euro U-19 2018
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

 

Tutup