Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru: Klub Mau Mogok, Silakan

Komentar()
Farabi/Goal
Berlinton kaget dan merasa tak percaya tentang tuntutan mayoritas klub Liga 1 2017 yang diikuti dengan ancaman.

OLEH   FARABI FIRDAUSY

Direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan tak habis pikir dengan aksi mayoritas klub kontestan Liga 1 2017 yang menamakan diri Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia.

Forum tersebut menuntut tiga aspek kepada LIB sebagai operator, yakni aspek bisnis, legal dan teknis. Forum tersebut juga meminta LIB merespons tuntutan mereka dalam 14 hari ke depan, atau mogok tanding.

"Saya sih baru kali ini dengar, tapi dalam waktu singkat saya coba memperbaharui pengetahuan saya tentang sepakbola. Tapi kalau soal forum ini saya benar-benar baru dengar," buka Berlinton kepada awak media, Kamis (5/10).

Berlinton mengakui kalau ada undangan dari forum tersebut untuk berbincang dan melakukan evaluasi, namun pihak LIB pun punya alasan untuk tidak bisa menghadiri undangan tersebut karena ada agenda lain.

Pria berusia 55 tahun itu pun sudah mempelajari poin yang dituntut dari forum itu karena ramai di media. "Dalam waktu dekat sebenarnya kami sendiri akan segera mengundang klub Liga 1, tapi rupanya kami disalip lebih dulu," beber Berlinton.

"Kalau ada kata-kata mogok, saya sendiri katakan silakan saja mogok. Mogok itu ada aturannya kok, saya bukan menantang tapi mogok itu ada aturan. Terus terang saya ini meragukan kok apa mereka ini mewakili klub," tukasnya.

Di kesempatan yang sama, Risha Adi Wijaya sebagai CEO dari LIB menerangkan bahwa hal ini sepatutnya berada dalam kooridor yang kondusif. Karena, LIB sendiri merasa sudah memenuhi aspek yang dituntut oleh klub.

"Kesimpulannya adalah, kita tidak perlu menyalahkan apa yang sudah terjadi. Tapi dalam dua minggu ke depan kami akan mengundang klub untuk membahas kompetisi dengan konteks ramah tamah. Undangan dikeluarkan minggu ini dan acaranya dilaksanakan minggu depan," tukasnya.

 

Tutup