Berita Live Scores
Manchester United FC

Dijuluki ‘The Beast’ Oleh Paul Pogba, Bagaimana Harry Maguire Bikin Takjub Semua Orang Di Manchester United

07.56 WIB 14/08/19
Harry Maguire Manchester United Chelsea Premier League 2019
Maguire membuat kesan bagus pada semua orang di United, selagi penampilannya melawan Chelsea menunjukkan bahwa ia bisa menjadi pembeda.

OLEH  KRIS VOAKES  PENYUSUN  ADHE MAKAYASA

Ole Gunnar Solskjaer menghabiskan sebagian besar sesi konferensi pers jelang kemenangan 4-0 atas Chelsea pada Minggu (11/8) kemarin untuk membela diri terkait sejumlah transfer yang tidak dilakukan Manchester United, alih-alih membicarakan mereka yang telah direkrut.

United belum mengganti Ander Herrera di lini gelandang, selagi mereka juga tidak merekrut penyerang baru setelah melepas Romelu Lukaku. Dan kekhawatiran fans United tercermin dari pertanyaan yang diajukan kepada Ole pada Jumat (9/8) sebagaimana ia ‘diinterogasi’ oleh wartawan.

Tapi pria Norwegia itu menjawab dengan mencoba membahas sisi positifnya. Bagaimana pun, ini adalah pekan di mana United berhasil menuntaskan rekor transfer dunia untuk seorang bek senilai £80 juta, setelah mereka mendatangkan Harry Maguire dari Leicester City. Dan pada Minggu malam, bek Inggris itu lantas dibicarakan semua orang berkat debutnya yang mengesankan.

Tentu ini dibutuhkan lebih dari 90 menit untuk menjustifikasi pembelian United terhadap Maguire. Namun benar adanya bahwa besaran harga itu tergantung pada banyak faktor selain membandingkan valuasi dua klub dan harga pasar untuk pemain sejenis.

United memang membutuhkan ‘upgrade’ dari apa yang mereka miliki di jantung pertahanan. Mereka membutuhkan bek yang bisa memainkan bola dan tidak memiliki rasa takut baik itu saat atau tanpa bola. Mereka juga butuh pemimpin. Dan, mungkin sama pentingnya, mereka butuh seseorang yang bisa langsung memberi impak.

Pada Aaron Wan-Bissaka, Daniel James dan Maguire, United mendapatkan pemain-pemain yang tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Berbeda dari kebanyakan rekrutan klub dalam beberapa waktu terakhir, pemain yang direkrut kali ini adalah aset dari persepakbolaan Inggris, pemain yang tidak perlu diajari lagi soal sejarah untuk menjadi bagian dari Manchester United, baik itu di dalam dan luar lapangan.

Wan-Bissaka tampil luar biasa melawan Chelsea, dan James membuat penampilan dari bangku cadangan dengan langsung mencetak gol yang sekaligus mengingatkan kita pada 'super-sub' Ole. Namun Maguire adalah sosok yang paling menonjol. Bersama Victor Lindelof, dia bisa langsung menyatu seolah-olah sudah bermain lama untuk Setan Merah.

Paul Pogba pun terkesan dengan performanya, dengan ia menjelaskan kemudian, bahwa Maguire sama percaya dirinya saat berlatih dan kala menjalani pertandingan pada Minggu kemarin. “Saya menjulukinya ‘The Beast’”, kata Pogba kepada wartawan. “Sejujurnya, seperti yang kalian saksikan, dia sangat impresif. Dia adalah pemimpin, dia langsung menyatu dengan kami saat latihan.

“Kita membicarakan soal mengontrol lini belakang dengan baik dan dia punya pemahaman yang bagus dengan Victor. Itu adalah pertandingan yang sangat bagus sebagai awal untuk tim ini.”

Kata ‘pemimpin’ adalah salah satu atribut yang melekat pada diri Maguire dalam sepekan terakhir. “Bek sentral top tidak pernah berkeringat, terlihat tenang, tidak menghabiskan waktunya memunggungi [karena terus diserang], memenangkan sundulan, kalem membawa bola, mengover yang lain dan memberi contoh nyata,” kata Gary Neville lewat kicauannya di Twitter pada Senin, dan sang mantan kapten United bukan satu-satunya orang yang terkesan pada kemampuan alami pemuda 26 tahun itu dalam memikul tanggung jawab.

Saat itu, tentu saja, ada momen ketika pertahanan United lengah dan memberi lawan celah, dengan Chelsea mengenai tiang dua kali di babak pertama, dan itu adalah sesuatu yang diakui Ole perlu diperbaiki. Namun satu hal yang tidak bisa ia lupakan adalah perbedaan yang dihadirkan Maguire setelah beberapa hari menjalani sesi latihan.

“Harry baru menjalani tiga atau empat sesi bersama tim, namun dia adalah profesional berpengalaman yang ingin belajar,” kata Ole. “Kami berkomunikasi dengan dia soal bagaimana kita ingin bermain, soal bagaimana biasanya dia bertahan dan bagaimana dia bermain, jadi itu akan membaik.”

Dan tentunya, tanda-tanda awal yang ditunjukkan sudah sangat baik.