Dianggap Tak Berguna, Lukas Podolski Geram

Lukas Podolski DFB EURO 2016 Trikotveröffentlichung Germany 11.09.2015
Getty Images
Hinaan diterima Podolski usai namanya terpilih masuk ke skuat final Jerman ketimbang Marco Reus yang terkendala cedera.

Lukas Podolski merasa kesal dengan kritikan yang diterimanya selepas terpilih masuk ke dalam daftar 23 nama skuat final Jerman untuk Euro 2016.

Kritikan ramai beredar di dunia maya terkait dengan pemilihan Podolski, serta pencoretan bintang Borussia Dortmund Marco Reus akibat mengalami cedera.

Poldi mengemas 13 gol bersama Galatasaray dalam kampanye musim 2015/16, termasuk gol krusialnya di partai final Piala Turki kontra Fenerbahce yang berujung pada kemenangan 1-0 timnya.

Striker 30 tahun tersebut mengaku geram dengan kritikan yang menyebut dirinya hanya pergi ke Prancis sebagai pajangan skuat Der Panser, dan menyikapinya dengan bertekad untuk memberikan kontribusi besar.

"Saya tak akan pergi ke Euro hanya sebagai maskot [pajangan] sebagaimana banyak orang mengatakan hal tersebut," ujar Podolski dengan nada kesal.

"Saya melihat kritikan semacam itu tak memiliki rasa hormat. Saya sudah memiliki lebih dari 100 penampilan dan menyebut saya hanya sebagai pajangan itu sangat mengesalkan."

"Banyak pengalaman sudah saya dapatkan dan saya juga memiliki musim yang baik selama di Turki."

"Terlebih saya dalam kondisi fit, bebas dari cedera dan tujuan saya adalah untuk bisa mengantarkan Jerman menjadi kampiun Euro," pungkasnya.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Podolski telah menyumbangkan 48 gol dari total 127 penampilannya bersama Jerman sejauh ini, gol terakhirnya terjadi saat bermain imbang 2-2 dalam uji coba melawan Australia pada Maret tahun lalu.

 

 

Tutup