Di Tengah Pandemi, Persija Soccer School Tetap Diminati

Persija Soccer School
Persija
Persija memiliki unit program pengembangan pemain muda, dan salah satunya adalah Persija Soccer School.

Pandemi virus corona tak membuat Persija Jakarta berhenti berinovasi dan berkembang. Klub ibu kota tersebut tetap aktif membina pemain muda di kawasan Jakarta, salah satunya lewat Persija Soccer School.

Program ini terbuka untuk umum dan menjaring pemain dengan usia sepuluh hingga 16 tahun. Para pemain yang berhasil terdaftar kemudian mengikuti program pelatihan di Nirwana Park, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Para orang tua pemain tidak perlu cemas mengikutsertakan anak-anak mereka mengikuti program ini, karena protokol kesehatan yang ketat diterapkan pihak penyelenggara, di kawasan Perisja Development Centre tersebut.

Pelatih dari Persija Soccer School tak menyangka antusiasme masyarakat untuk mengikuti progam ini cukup besar meski sekarang dunia sedang dilanda pandemi. Diharapkan pemain dapat menyerap ilmu yang diberikan dengan baik.

“Sambutan masyarakat dengan adanya Persija Soccer School cukup masif. Ini terlihat jumlah pemain yang daftar juga sangat signifikan," ungkap Jafni Chandra, pelatih Persija Soccer School, dikutip laman resmi klub.

"Saya kira juga antusias orang tua dan peserta juga yang sudah daftar sangat bagus, dan menerima apa yang kami berikan kepada mereka,” sambung Jafni menambahkan.

Tentunya Jafni bukan satu-satunya pelatih yang menjadi mentor di Persija Soccer School. Persija kadang turut melibatkan pemain dari tim utama untuk terjun ke lapangan karena kompetisi Liga sendiri tengah vakum.

Otavio Dutra - Persija Jakarta

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Otavio Dutra hingga Ryuji Utomo pernah turun langsung menularkan ilmu mereka kepada pemain-pemain muda tersebut. Dutra sendiri mengaku bahwa melatih sudah ada dalam rencananya kelak, sehingga senang bisa ambil bagian.

"Saya tidak mau berdiam diri, selain saya melakukan latihan mandiri di rumah untuk menjaga kondisi, sekarang saya memiliki kegiatan baru yaitu melatih pemain muda," ungkap pemain berdarah Brasil berusia 37 tahun tersebut.

Persija memang menjadi klub yang mulai giat mengembangkan pemain muda dengan program-program mereka. Selain Persija Soccer School, Persija juga memiliki Elite Pro Academy (seperti kebanyakan klub Liga 1), dan Persija Academy yang berbasis boarding school.

Tutup