Di Balik Penurunan Ketajaman Cristiano Ronaldo Di La Liga Spanyol

Komentar()
Getty Images
Andai tidak menambah gol di laga pamungkas lawan Villarreal, dalam dua musim beruntun, Ronaldo 'hanya' mencetak 25 gol liga.

Musim ini Cristiano Ronaldo kembali memperlihatkan kesuburan di hadapan gawang lawan bersama Real Madrid, tetapi tetap saja torehan golnya dianggap di bawah standar.

Sebelum menjalani laga terakhir La Liga musim ini di markas Villarreal, Ronaldo telah mengumpulkan 25 gol, catatan terendahnya seperti musim lalu sejak bergabung ke Santiago Bernabeu pada 2009.

Bedanya, pada musim ini jumlah tersebut diraih dengan jumlah menit bermain yang lebih sedikit. Andai sang bintang tampil penuh di kandang Villarreal akhir pekan nanti, dia hanya mengoleksi 2.230 menit bermain. 

25 gol tentu saja jauh dari yang pernah dia kumpulkan pada musim 2014/15 saat mencatat 48 gol La Liga. Catatan gol Ronaldo yang sedikit lebih baik dari dua musim terakhir adalah pada 2009/10 ketika dia menyumbang 26 gol. 

Jika ditelaah lebih jauh, menurunnya gol Ronaldo musim ini sejalan dengan fakta sang bintang hanya mencatat 173 tembakan, yang merupakan torehan terendah kedua sejak memulai karier bersama Madrid. Akan tetapi, layak juga jadi perhatian rasio gol per menit Ronaldo (satu setiap 89 menit) lebih baik dari 2010 dan 2016. 

Meski punya reputasi sebagai pencetak gol ulung dari jarak jauh, anehnya pada musim ini di La Liga Ronaldo belum menyumbang gol dari luar kotak penalti. Cukup jadi catatan, pada musim 2009/10, 19 persen gol Ronaldo tercipta dari luar kotak penalti. 

Ronaldo belum mencetak gol dari set-piece tendangan bebas pada sepanjang musim ini. Akan tetapi, catatan gol Ronaldo pada situasi bola mati memang rendah. Dia hanya mencetak dua pada 2015 dan 2016, dan satu di 2017.

Ronaldo juga kerap diberi label 'Penaldo' oleh fans rival namun musim ini dia hanya mencetak tiga gol liga dari titik putih. 

Pemain berusia 33 ini sering dianggap memiliki dua kaki yang sama aktif. Meski demikian, 56 persen golnya tercipta melalui kaki kanan, dan hanya empat yang berasal dari sundulan kepala. 

Tentu saja angka tersebut bisa bertambah mengingat Ronaldo punya potensi bermain di laga lawan Villarreal sambil melakukan pemanasan sebelum tampil di final Liga Champions. 

Faktanya, urusan mencetak gol Ronaldo memang lebih moncer di Eropa. Musim ini dia telah mengoleksi 15 gol dari 12 penampilan dan selalu mencetak gol di setiap pertandingan dalam perjalanan El Real menuju semi-final. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Fakta keberhasilan Bayern Munich menumpulkan Ronaldo bisa jadi angin segar bagi Liverpool, meski demikian tetap saja sang bintang tidak bisa dianggap angin lalu.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Lionel Messi: Pemain Real Madrid Terbaik Di Dunia
2. Indonesia U-19 Masuk Pot 1 Undian Piala Asia 2018
3. Gelandang Home United Jagokan Persib Saat Lawan Persija
4. Di Medan, Alessandro Del Piero Disambut Meriah Juventini
5. Daftar Skuat 32 Negara Peserta Piala Dunia 2018

 

Artikel Selanjutnya:
Rencana Rahmat Darmawan Usai Gagal Selamatkan Mitra Kukar
Artikel Selanjutnya:
Tandang Ke Barcelona, Tottenham Hotspur Krisis Bek Kanan
Artikel Selanjutnya:
Valencia Tanpa Goncalo Guedes Saat Jamu Manchester United
Artikel Selanjutnya:
Soal Pelatih Baru, Arema FC Enggan Spekulasi
Artikel Selanjutnya:
Sean 'Dragon' Allen Ungkap Rahasia Skuat FIFA 19 Ultimate Team Miliknya
Tutup