5 Hal Istimewa Di Der Klassiker Bayern Munich Vs Borussia Dortmund

Lewandowski Bayern Munich Borussia Dortmund
N/A
Rivalitas Robert Lewandowski dan Erling Haaland dalam urusan jebol-menjebol gawang telah membawa Der Klassiker pada dimensi yang lain.

Der Klassiker banjir enam gol. Sesuai prediksi, laga di Allianz Arena, Minggu (7/3) dinihari, akan berjalan sengit dan penuh drama.

Publik tak lagi bicara soal siapa pemenang Bayern Munich versus Borussia Dortmund, melainkan sorotan tertuju pada dua sosok striker fenomenal beda generasi: Robert Lewandowski dan Erling Haaland.

Penampilan keduanya benar-benar membawa Der Klassiker edisi kali ini berada pada dimensi lain. Yang satu membuat hat-trick, yang satu lagi membuat brace kilat. 

Berikut lima hal istimewa yang layak dibahas selepas kemenangan 4-2 The Bavarian atas Die Borussen.

Dortmund menggebrak dan digebrak

Panggung pertandingan jadi milik Haaland di sepuluh menit pembuka, dengan brace anak muda 20 tahun itu membikin seluruh orang di Allianz Arena geleng-geleng kepala. 

Bayern Munich dortmund 06032021

Meunier sempat menyia-nyiakan peluang emas untuk unggul 3-0, tapi sejurus kemudian Bayern memperkecil ketertinggalan jadi 2-1. Awalnya menggebrak, kemudian digebrak, Dortmund gagal mempertahankan ritme mereka. Bayern lantas menggila di paruh kedua untuk mencetak dua gol telat pemasti kemenangan. Parahnya, ternyata skuad Edin Terzic hanya memproduksi empat tembakan sepanjang 90 menit!

Bayern tetaplah Bayern

Bukan Bayern namanya jika mereka tidak bisa keluar dari lubang jarum. Setelah tertunduk 2-0, dalam sekejap mereka menaikkan level permainan untuk kemudian mengontrol pertandingan.

Tak perlu lagi menjabarkan betapa kontributifnya Lewandowski malam itu, tapi Leon Goretzka, Leroy Sane dan Alphonso Davies juga memainkan peran kunci dalam kebangkitan luar biasa skuad Hansi Flick. Kemenangan ini sekaligus memupuk konfidensi Bayern mempertahankan titel Bundesliga Jerman musim ini.

Panorama Haaland 

Anak Skandinavia itu memang berada di kubu yang kalah, tapi start impresifnya dengan torehan sepasang gol hanya dalam rentang sepuluh menit pembuka telah menghadirkan tantangan berat bagi sang rival Lewandowski dan Bayern. Perlu dicatat, pemain terakhir yang mampu menjebol gawang Bayern empat kali dalam semusim adalah Cristiano Ronaldo di edisi 2016/17. Sekarang, rekor mentereng ini diulangi Haaland!

Betapapun perjuangan Dortmund musim ini untuk konsisten, Haaland terus melanjutkan apa yang sedang dibangunnya untuk menjadi pemain terbaik dunia di masa depan.

Lewandowski yang mewah

Tak ada yang bisa menghentikan Lewy mencetak gol. Superstar Polandia ini seakan memberitahu pada Haaland sebuah standar untuk bisa menjadi pesepakbola terbaik di jagat raya. 

Dengan riang gembira Lewandowski mencabik gawang mantan klubnya tiga kali. Pelajaran lain bagi Haaland adalah, bisakah dia membuat sembilan tembakan dalam satu pertandingan lalu setidaknya dari situ tercipta trigol? Kini, Lewy telah mengepak 31 gol dalam 24 pertandingan dan seandainya musim 2020/21 berakhir sekarang maka penyerang 32 tahun itu akan menjadi topskor terbaik dalam 52 dari seluruh 57 musim Bundesliga. Gila!

Bukti Bayern Selalu Digdaya

Kemenangan atas rival abadinya itu membuktikan Bayern tetap favorit juara musim ini, sekaligus mempersempit tangga juara Bundesliga jadi balapan dua kuda antara pasukan Bavaria dan RB Leipzig - tim yang paling realistis mengejar Lewandowski dan kolega.

Dortmund harus mengatrol 16 poin untuk bisa mencapai singgasana Bayern. Praktis, Haaland cs idealnya memburu spot terakhir untuk tampil di Liga Champions musim depan.

Saksikan Tayangan Langsung Dan Cuplikan Pertandingan Kompetisi Top Dunia mulai Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Belanda, Copa Libertadores hingga UEFA Nations League hanya di www.mola.tv   dan Simak Jadwal Lengkap Pertandingan di Instagram @molatv.sport   dan  KLIK UNTUK BERLANGGANAN !

Baca juga: Cara Mudah Berlangganan Mola TV & Nonton Siaran Langsung Liga Inggris

 

Tutup