Bruno Fernandes Manchester United 2021-22Getty

Eks-Chelsea: Bruno Fernandes 'Si Tukang Ngeluh' Enggak Layak Dapat Kontrak Baru Dari Manchester United

Mantan penggawa Chelsea dan Marseille, Tony Cascarino, merasa Bruno Fernandes belum pantas mendapatkan kontrak baru dari Manchester United.

Gelandang Portugal itu, yang bergabung dengan Man United dari Sporting 2020 lalu, dilaporkan akan segera mendapatkan kontrak baru berdurasi lima tahun di Old Trafford.

Meski catatannya buat The Red Devils musim ini menurun (sembilan gol lintas ajang), Fernandes terbukti bisa meningkatkan produktivitas United ketika mencetak 28 gol di semua kompetisi musim lalu.

Bekas kapten Man United, Roy Keane, beberapa kali mempertanyakan bahasa tubuh gelandang 27 tahun itu, dan Cascarino merasa dia belum pantas naik gaji.

"Sebuah situasi yang sangat tidak lazim jika Anda menawari kontrak baru lima tahun kepada seseorang yang kontraknya masih tiga tahun," kata eks Chelsea itu kepada talkSPORT.

"Ketika dia mencetak hat-trick melawan Leeds [di partai pembuka Liga Inggris] Anda membatin: Wah, musim ini United bakal ngeri'."

"Dia bikin saya frustrasi, dia punya bakat tetapi selalu mengayun-ayunkan tangannya. Rasanya dia selalu mengeluhkan timnya ketika bertanding."

"Jangan salah, Roy Keane juga begitu, tetapi alih-alih mengayun-ayunkan lengannya, Keane bakal menyemprot Anda, dan itu bisa saya mengerti."

"Tetapi saya bakal merasa jengkel kalau ada pemain yang membelakangi permainan dan justru malah mengurusi hal lain ketika laga berjalan."

"Menurut saya belum saatnya mereka menawarinya kontrak baru."

"Jika ia mencapai titik di mana ia bermain seperti Bruno Fernandes yang pertama kali tiba di Manchester United dalam setahun ke depan, baru boleh diberi kontrak baru. Sekarang, tidak."

Selain sembilan gol, Fernandes juga sudah menyumbang 14 assist sepanjang musim 2021/22.

Meski torehannya menurun dibanding musim-musim sebelumnya, Man United nampaknya masih menganggap penting peranan bintang Portugal itu dan dilaporkan akan menaikkan gajinya dari £100.000 per pekan menjadi £220.000 per pekan.

Iklan