Captain America Is Back! Christian Pulisic Terlahir Kembali Di Chelsea

Christian Pulisic Chelsea 2020-21
Getty Images
Jelang pertandingan semi-final Piala FA lawan Manchester City, Pulisic tampil gemilang dan disebut terlahir kembali di Chelsea.

Di Stadion Wembley pada Agustus 2020, jelang kick-off di final Piala FA, terasa Christian Pulisic benar-benar telah tiba di sepakbola Inggris.

Serangkaian sepuluh pertandingan sejak sepakbola dimulai lagi setelah lock-down akibat pandemi Covid-19, Pulisic mencetak empat gol dan membuat empat assist, ketika bintang asal Amerika Serikat itu terlambat memulai kariernya di Chelsea.

Kini, panggung diberikan untuk Pulisic, yang seperti terlahir kembali di Chelsea.

Meski membuka skor di pertandingan lawan Arsenal, hari itu malah menjadi awal dari perjuangan panjang Pulisic untuk membuktikan dirinya di London barat.

Cedera hamstring yang serius di awal paruh kedua musim 2020/21 membuat Pulisic harus absen selama dua bulan. Pada musim ini, ia bahkan mengalami empat kali masalah kebugaran fisik akibat cedera.

Jelang pertandingan semi-final Piala FA lawan Manchester City di Wembley, Sabtu (17/4) malam WIB, Pulisic mulai menunjukkan performanya yang diyakini banyak orang akan membantu dia menjadi penerus jangka panjang untuk Eden Hazard di Stamford Bridge.

Sejak kompetisi domestik dimulai lagi setelah jeda internasional Maret, Pulisic kembali ke performa terbaiknya yang eksplosif dan penuh percaya diri.

Pulisic mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhirnya di Liga Primer, ditambah performanya yang luar biasa lawan Porto di Liga Champions pada pertengahan pekan ini, ketika Chelsea lolos ke semi-final kompetisi terakbar di Eropa untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Christian Pulisic Chelsea GFX

Pulisic dilanggar 11 kali di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dalam penampilan yang mengingatkan kembali ke masa kejayaan Hazard.

"Ya, rasanya saya melakukan banyak pelanggaran di luar sana hari ini, tapi secara keseluruhan, saya cukup sehat dan bagus untuk pergi," ujar Pulisic kepada aplikasi Chelsea, Fifth Stand, setelah menjadi pemain pertama sejak Lionel Messi lawan Real Madrid pada 2011 untuk memenangkan banyak tendangan bebas dalam satu pertandingan Liga Champions.

Penampilan bagus itu menjadi kabar yang bagus buat Thomas Tuchel, yang membutuhkan semua pemainnya dalam kondisi fit untuk menjalani tiga kompetisi dalam beberapa pekan terakhir pada musim ini.

"Saya pikir untuk Christian Pulisic, kebugaran selalu penting. Ia memiliki dampak fisik yang sangat besar karena jumlah sprint dan intensitas yang bisa dia berikan kepada tim di level tertinggi," ujar Tuchel ketika ditanya tentang sang winger oleh Goal pada pekan lalu.

"Ini adalah salah satu kekuatan terbesarnya. Hal lainnya adalah dia perlu merasa percaya diri dan tenang secara mental, dan kemudian dia bisa menjadi senjatan besar buat kami."

"Saya merasa ia lebih kuat dan lebih kuat, lebih percaya diri, dan dia bisa menjadi faktor penentu dengan kecepatan dan kemampuannya menggiring bola, serta kemampuannya untuk tiba di kotak penalti dalam situasi yang berbahaya."

"Semoga dia memberikan pengaruh itu. Tugas kami adalah mendorongnya ke sana dan menenangkan pikirannya sehingga dia merasakan kepercayaan dan merasa percaya diri." 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pulisic, yang mencetak 16 gol dari 66 penampilan untuk Chelsea di berbagai ajang kompetisi sejauh ini, mengaku senang dengan performanya saat ini.

"Saya senang dengan cara saya bermain. Ini bukanlah musim yang mudah dengan cara apa pun, bagi saya dan sebagai tim. Tapi, saya telah bekerja sangat keras untuk mencapai titik ini dan saya merasa bagus saat ini," ujar kapten tim nasional Amerika Serikat itu usai pertandingan lawan Porto.

Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Pulisic bisa menjadi salah satu pemain yang layak diantisipasi Pep Guardiola ketika timnya berjumpa Chelsea untuk menyegel tiket ke final Piala FA.

Tutup