Berita Napoli - Aurelio De Laurentiis: Semoga Maurizio Sarri Gagal Juara Di Juventus!

Komentar()
Juventus
Sang bos besar Partenopei merasa kesal dengan keputusan mantan pelatihnya, Sarri yang bergabung dengan Bianconeri.

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis menginginkan agar Maurizio Sarri gagal memenangkan apa pun di Juventus dan mengklaim waktu telah menunjukkan kebenaran kata-katanya akan karakter sang pelatih.

De Laurentiis memang sering melempar kritikan kepada Sarri jelang periode kepelatihannya di Napoli berakhir atau sebelum memutuskan untuk menerima pinangan Chelsea pada awal musim 2018/19.

Kini, sang juru taktik 60 tahun telah resmi menjadi pelatih anyar Juventus. Kepindahan ke rival di Serie A Italia tersebut mengundang reaksi negatif dari para pendukung Napoli tak terkecuali sang presiden.

"Maurizio adalah pelatih bagus, saya melihat banyak darinya," ujar De Laurentiis kepada Corriere della Sera.

"Saya tidak terkejut, sepakbola tidak lagi hanya soal ikon. Ia tidak memenangkan apa pun di sini [Napoli] dan mungkin juga tidak di Turin. Ia adalah rival dan saya hanya bisa mengharapkan itu [ia tidak menjadi juara]."

"Saya penuh kebebasan, oleh karena itu saya menghormati pilihannya. Setiap orang bisa melakukan apa pun yang mereka mau, tapi mereka harus mengemban tanggung jawab."

"Saya tidak pernah percaya pada cinta mutlak Sarri kepada Napoli dan waktu telah membuktikan itu benar. Saya sering menegaskan bahwa saya mendukung monogami, saya percaya pada pernikahan dan saya berada di Napoli selama 15 tahun, meski ada beberapa sektor menentang saya."

"Argumen bisa terjadi, tapi hal yang penting adalah tetap setia pada warna klub kami. Milik saya adalah pilihan dari dalam hati dan itu akan tetap sama."

"Ia [Sarri] bekerja 15 jam per hari dan hanya memikirkan lapangan. Ia tidak punya waktu untuk hubungan kemanusiaan, setidaknya di tempak kerjanya."

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Saya percaya bahwa selama tiga tahun di Napoli, ia tidak pernah berpartisipasi dalam sebuah makan malam bersama para pemainnya."

"Ia hanya memikirkan tentang semua pertandingan kami, soal manajemen para pemain di lapangan," tukas De Laurentiis.

 

Tutup