Berita Live Scores
Arema

Berita Arema FC: Milomir Seslija Nilai Bhayangkara FC Sudah Jauh Lebih Kuat

23.41 WIB 24/07/19
Milomir Seslija - Arema FC
Milo terus mengasah penyelesaian akhir Arema agar bisa tampil lebih tajam.

LIPUTAN   ABI YAZID     DARI   MALANG   

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, terus mempersiapkan timnya jelang menghadapi Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (26/7) nanti.

Milo menilai, permainan Bhayangkara saat ini sudah semakin padu. Meskipun kemarin kalah melawan Persipura, Milo menilai jika calon lawannya tersebut memiliki potensi untuk menjungkalkan Singo Edan. Dia pun tidak ingin kemenangan atas Bhayangkara pada babak perempat-final Piala Presiden 2019 dijadikan sebagai patokan.

"Setiap pertarungan tidak akan pernah sama, termasuk melawan Bhayangkara yang saya pikir juga akan berbeda dibandingkan sebelumnya. Pemain asing mereka bagus, sementara untuk pemain lokal juga ada beberapa yang merupakan pemain nasional (timnas). Saya pikir dibandingkan Piala Presiden lalu mereka jauh lebih kuat," ucap Milo.

Milo sendiri sudah mempelajari betul permainan lawan. Dirinya menegaskan sudah tidak ingin lagi menderita kekalahan seperti yang dialami ketika melawan PS TIRA Persikabo. Kedua tim dianggap memiliki tipe permainan yang mirip, yaitu tidak mengalami masalah jika bermain di kandang lawan.

"Kami mencoba mempelajari mereka untuk mengetahui apa yang perlu kami lakukan. Saya pikir Bhayangkara sangat kuat ketika mereka bermain di laga tandang, tidak mudah melawan tim seperti ini," urainya.

Selain mempelajari lawan, pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu juga fokus kepada timnya sendiri. Salah satunya adalah perbaikan penyelesaian akhir. Sebab, banyaknya serangan Arema yang gagal dituntaskan menjadi gol membuat Singo Edan kalah ketika dijamu Madura United.

"Kami harus memperbaiki penyelesaian akhir, tetapi sebelum diselesaikan menjadi gol. Kami juga harus memperbaiki cara menyerang kami. Sentuhan kami banyak dilakukan tergesa-gesa sehingga banyak peluang yang harusnya menjadi gol tetapi tidak terjadi," tutupnya.(gk-48)