Berita Live Scores
Serie A

Tak Butuh Mauro Icardi, Serahkan Pada Lautaro Martinez, Inter Milan!

10.21 WIB 18/03/19
Lautaro Martinez Kessie Milan Inter Serie A
Sudahi romantisme bersama Mauro Icardi, Lautaro Martinez bisa menjadi "bekingan" baru Inter Milan setelah dia sukses menaklukkan panggung Derby Milan.

Percaya diri, berteknik, agresif dan tampil tanpa kompromi, Lautaro Martinez sukses merebut panggung Derby Della Madonnina, Senin [18/3] dinihari WIB.

Lewat sepasang kontribusinya, yaitu assist dan gol, Inter Milan dibawanya bermain eksplosif untuk kemudian mengalahkan sang bebuyutan abadi, AC Milan, dengan skor sempit, 3-2.

Banyak di antara Interisti, pun Milanisti, berharap laga Derby Milan kali ini berjalan atraktif. Keinginan itu pun terlaksana, dengan Martinez menjadi salah satu pembeda dan menjadi alasan kenapa derby edisi ke-223 terasa yahud.

Betapa tidak, kita yang biasa disuguhkan laga Derby Milan nan menjemukan, setidaknya dalam tiga partai terakhir, kini bisa menyaksikan kembali permainan cepat sejak menit-menit awal. Inter sudah mampu unggul duluan saat pertandingan baru berumur tiga menit.

*Statistik Lautaro Martinez di Derby Milan

Martinez mengotaki gol pembuka Inter. Berawal dari umpan diagonal Ivan Perisic, Martinez berhasil menyambutnya dengan sempurna lalu mengarahkannya pada Matias Vecino, yang berdiri bebas di mulut gawang untuk mengujamnya menjadi gol. 1-0.

Vecino yang mencetak gol, tapi Martinez memiliki visi yang aduhai ketika dia membaca pergerakan rekan setimnya di posisi ideal untuk mencetak gol lalu membagi padanya. Ini poin plus pertama buat Martinez.

Kedua, ini merupakan debut Derby Milan Martinez sejak berbaju Inter. Tetapi sang striker berbakat tidak menunjukkan penampilan gerogi sama sekali. Bak mengajari lini belakang Milan untuk bertahan, Martinez sepanjang 90 menit membikin Alessio Romagnoli cs ketar-ketir.

Penyerang Argentina ini terus berlari tak kenal lelah, terus membuat barisan defensif Milan sibuk. Bila melihat penampilannya semalam, Martinez seperti bukan anak baru di Derby Milan ini.

Setelah gol Stefan de Vrij dibalas Tiemoue Bakayoko, yang membuat papan skor berubah 2-1, Martinez kemudian mengunci kemenangan bagi Inter. Matteo Politano dijegal Alessio Romagnoli di kotak sensitif pada menit ke-67. Martinez, lewat eksekusi penalti, dengan konfidensi tingginya menceploskan gol di laga sarat gengsi ini.

Torehannya ini sekaligus membuat sang striker jadi pemain pertama yang sukses mencetak gol dalam laga Derby Milan pertamanya di Serie A sejak Antonio Candreva pada November 2016.

Secara keseluruhan, Martinez menjadi pemain kedua terbanyak yang melepas tembakan ke gawang, sebagaimana dilansir dari Whoscored. Dia juga mampu membuat dua umpan kunci untuk mewarnai dominasi Inter di pertandingan pekan ke-28 ini.

Poin terakhir, setelah Milan memperkecil ketinggalan jadi 3-2 melalui sentuhan Mateo Musacchio, di pengujung pertandingan, Andrea Conti diganjar kartu merah karena terpaksa mesti melakukan tekel keras. Apa lagi kalau bukan dalam upaya membuat Martinez tidak 'berisik' di pertahanan Milan, meski ujungnya keputusan ini ditarik kembali oleh wasit setelah meninjau dari VAR.

Istimewa bagi Martinez! Berstatus newbie di laga masif sekelas Derby Della Madonnina, namun dia sukses membuat assist, mencetak gol, membikin kubu lawan nyaris diganjar kartu merah, jadi momok sepanjang 90 menit serta tampil stabil di laga yang dipenuhi intensitas dan tekanan tinggi.

"Lautaro sangat powerful, memiliki teknik, percaya diri," tutur Spalletti selepas Derby Milan, di hadapan wartawan.

"Anda hanya perlu mencermati dia dan Anda bisa katakan bahwa dia bisa melakukan segalanya. Kami menemukan striker muda yang bisa menyelesaikan banyak hal bagi kami," imbuh sang juru taktik.

Komentar Spalletti di atas seolah mengisyaratkan, skuatnya sudah tak lagi membutuhkan jasa eks kapten Mauro Icardi, yang ditepikan sejak prahara kontrak baru dan drama Wanda Nara mencuat. 

Dengan usianya yang masih sangat produktif, yakni 21 tahun, prospek Martinez untuk menjadi salah stau striker terbaik di Italia, atau bahkan Eropa, sangat mungkin terwujud. Terlebih, dia baru saja mempertegas daya tawarnya di Serie A setelah berhasil menaklukkan klub sebesar Milan.

Di musim debutnya bersama Nerazzurri, sejak bergabung di bursa transfer musim panas kemarin, Martinez sejauh ini telah mengemas sembilan gol dan dua assist dalam 14 penampilannya di berbagai kompetisi, sebuah catatan yang layak mendapat kredit khusus. 

Seandainya pun Inter akhirnya menjual Icardi di musim panas mendatang, Interisti tak perlu risau, dengan segala potensi dan atribut yang dimiliki Martinez, pemilik nomor punggung 10 ini diprediksi bisa menjadi deputi ideal.

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. UEFA Bakal Sanksi Cristiano Ronaldo?
2. Undian Perempat-Final UCL: Man United Harus Mengalah Pada City
3. Raheem Sterling Masuk Skema Revolusi Real Madrid
4. Untuk Pemain Asia, Persib Bandung Punya Beberapa Pilihan
5. Alessandro Del Piero Nikmati Kunjungan Ke Bali
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia