Berita Live Scores
Liga 1

Beredar Nama Calon Komite Pemilihan & Komite Banding Pemilihan PSSI

15.38 WIB 27/07/19
Kantor PSSI
Berdasarkan nama yang beredar muka-muka lama masih dipercaya masuk ke dalamnya.

PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/7). Satu di antara agenda yang dibahas adalah penunjukkan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

Nantinya tugas KP adalah menyeleksi nama-nama yang mendaftar sebagai komite eksekutif (Exco) PSSI pada kongres pemilihan Januari 2020. Apabila ada nama yang tidak lolos bisa mengajukan banding ke KBP.

Meski belum ditunjuk sudah beredar nama calon ketua, wakil dan anggota KP serta KBP. Dari daftar yang muka-muka masih saja dipercaya untuk mengemban jabatan tersebut.

Denny Azani B. Latif dipercaya jadi calon ketua KP. Kemudian di posisi wakil ketua ada Harbiansyah Hanafiah dan anggotanya diisi Irawadi D. Hanafie, Budiman Dalimunthe, Maurice Tuguis, Soedarmaji, serta Rocky Bebena.

Lalu di daftar calon KBP ada Togar Manahan Nero sebagai ketua. Lalu wakil ketua diisi Djoko Tetuko, serta anggotanya Ponaryo Astaman, M. Nigara, Alfis Primatra.

Menariknya dari nama tersebut ada sempat tersangkut kasus hukum. Misalnya Denny Azani B. Latif, pernah divonis penjara selama tiga tahun oleh Mahkamah Agung karena kasus penggelapan pada 2012 silam.

Tentunya hal tersebut kurang baik untuk PSSI. Mengingat, induk sepakbola nasional itu sedang berbenah dari orang-orang yang bermasalah agar persepakbolaan tanah air semakin maju.

"Saya juga terkejut melihat nama-nama ini. Sebagai anggota PSSI, tak seharusnya orang yang bermasalah dipertahankan, ini menyedihkan, apalagi di draft statuta pasal soal narapidana juga mau dihilangkan," ucap voters yang minta namanya dirahasiakan.

"Pak Presiden [Joko Widodo] jangan diam saja lihat seperti ini, percuma bikin Inpres soal sepakbola kalau yang mengurus masih orang-orang yang tak benar dan pernah bermasalah secara hukum," tambahnya.