Berita Live Scores
Serie A

Bekuk AC Milan 4-2, Matias Vecino Ungkap Kunci Keberhasilan Inter Milan

09.23 WIB 10/02/20
Matias Vecino Inter Milan Serie A
Inter sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu di babak pertama, namun mereka bisa membaliknya untuk menang.

Gelandang Inter Milan Matias Vecino mengakui situasi sempat “gelap” ketika timnya tertinggal dua bola di babak pertama melawan rival sekota AC Milan dalam lanjutan Serie A, Senin (10/2) dini hari WIB tadi. Meski begitu, Inter kemudian mampu membalikkan papan skor dan menang 4-2 di pekan ke-23 semalam.

Gawang Inter yang dikawal Daniele Padelli jebol dua kali di babak pertama melalui Ante Rebic dan Zlatan Ibrahimovic jelang turun minum, namun pasukan Antonio Conte bermain lebih baik di paruh kedua.

Nerazzurri lantas menyamakan skor lewat gol Marcelo Brozovic dan Vecino pada menit ke-51 dan 53, sebelum kemudian berbalik unggul melalui sundulan Stefan de Vrij dan lantas mengamankan kemenangan berkat tandukan Romelu Lukaku jelang bubaran.

Opta mencatat, ini merupakan kali pertama bagi Inter untuk menang melawan Milan setelah tertinggal dua bola sejak thriller 6-5 pada November 1949 silam.

“Situasinya gelap setelah babak pertama. Kami menatap satu sama lain dan berkata kepada diri sendiri untuk berusaha lebih baik. Tekad untuk mencetak gol cepat guna mengubah kedudukan jadi 2-1 membantu kami membalikkan keadaan,” kata Vecino kepada laman resmi klub.

“Derbi selalu spesial buat saya. Saya merasa dukungannya lebih dari biasanya dan sejauh ini, itu membantu, kami ingin terus seperti ini.

“Ada momen di pertandingan ketika Anda butuh sedikit tambahan dorongan. Ada waktu ketika Anda harus agresif dan mengirim pesan.

“Mengenai kebiasaan saya meninggalkan jejak di laga-laga penting, saya pun kurang mengerti. Ada beberapa situasi di mana saya senang membayangkan sesuatu yang akan terjadi pada sebuah pertandingan, lalu hal itu pun terjadi.”

Dengan tambahan tiga poin ini, Inter sukses menggeser Juventus dari puncak dan untuk sementara memiliki koleksi poin sama 54, sedangkan Milan tertahan di urutan kesepuluh.