Bek Persebaya Surabaya Rachmat Irianto Kena 'Demam' Ikan Cupang

Terakhir diperbarui
Alvino Hanafi / Goal

Pemain Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, ikut tren memelihara ikan cupang selama pandemi virus corona. Ikan cupang memang menjadi demam baru di masyarakat yang mencari kesibukan selama di rumah saja.

Sosok yang akrab disapa Rian itu sangat menikmati hobi barunya ini. Pemain yang juga membela timnas Indonesia ini mengaku bahwa dirinya sudah lama tertarik untuk memelihara ikan cupang, yakni sejak sekolah dasar.

Hobi ini akhirnya baru bisa terwujud saat ini, karena biasanya Rian sibuk dengan aktivitas sepakbola. Hobi baru ini cukup membantu Rian menghilangkan kejenuhan karena kompetisi Liga 1 2020 hingga kini belum jelas.

"Baru ada waktu untuk memeliharan ikan setelah pandemi ini. Sekarang saya punya sepuluh pasang ikan cupang. Saya beli online di beberapa akun di Instagram," ungkap putra dari Sugiantoro tersebut, dikutip laman resmi klub.

Dirinya benar-benar mempelajari bagaimana cara membudidaya ikan cupang dengan benar. Beberapa ikan yang Rian pelihara, tentu ada yang menjadi primadona untuknya, yang bisa menaikkan mood saat dipandang.

"Ikan ini memiliki warna yang unik. Bikin happy saat melihatnya. Ketika di rumah dan sedang menganggur, saya pasti sibuk merawat ikan cupang," papar mantan pemain tim nasional U-19 Indonesia tersebut.

Mau tidak mau Rian pun harus merogoh kocek yang tidak sedikit demi menekuni hobi ini. Rian harus memberi pakan, vitamin, hingga wadah yang layak untuk para peliharaannya. Sampai-sampai, calon istrinya cemburu.

"Ya memang harus dipersiapkan semuanya biar tidak gampang mati ikannya. Mirip-mirip mempersiapkan pernikahan lah," canda pemain yang juga bisa mengisi posisi gelandang bertahan ini.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

"Pernah ditegur calon istri, soalnya kalau di rumah lebih banyak perhatian sama ikan cupang. Saya coba jelaskan, wong namanya juga hobi, kalau dijelaskan dan dirayu nanti juga baikan lagi," tukasnya.

Persebaya saat ini masih menjalani latihan normal namun dengan intensitas yang ringan menyusul belum jelasnya kapan Liga 1 akan dimulai. Kini status klub menunggu dan berharap, bahwa Liga 1 bisa dilaksanakan November.

Sebagaimana diketahui, Liga 1 semestinya kembali dilaksanakan pada bulan ini, namun harus tertunda karena Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak memberikan izin dengan alasan pandemi virus corona dan Pilkada serentak. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kini hanya bisa berharap dan berusaha liga diizinkan digelar bulan depan.