Asprov Jatim Usulkan Musim 2018 Tetap Tiga Kasta

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Kendati demikian, tidak semua anggota menerima usulan tiga kasta, karena akan dirasakan berat.

LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Asosiasi provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur mengusulkan agar kompetisi musim 2018 tetap terdiri dari tiga kasta. Hal itu menjadi salah satu rekomendasi Kongres Tahunan Asprov PSSI Jatim di Batu pada 25-27 Oktober.

Sekretaris Asprov Jatim Amir Burhanudin, klub di Liga 3 Jatim keberatan dengan adanya Liga 4 pada musim 2018. Menurutnya, ini akan memperlemah posisi klub di mata sponsor.

“Ada salah satu rekomendasi dari teman-teman di Liga yang harus disampaikan kepada PSSI, yaitu tentang kasta kompetisi tahun 2018 cukup 1, 2, dan 3 saja. Ini kan ada wacana klub yang terdegradasi dari Liga 2 mau dibuatkan kasta sendiri,” jelas Amir.

“Maunya klub Liga 3 Jatim, klub yang terdegradasi bermain saja dengan mereka dalam level kompetisi Liga 2. Saya sudah sampaikan kepada klub Liga 3 jika ini domainnya pusat, tapi tetap akan saya sampaikan pada kongres tahunan besok.”

“Alasannya, klub Liga 3 kalau promosi kok masih ada step atau jenjang lagi, masuk akal dari sisi bisnis karena bisa memberikan gambaran. Karena akan mempersulit sponsor dan lain-lain, banyak hal yang dibahas dari sisi lain seperti fair play dan lain-lain.”

Di sisi lain, Asprov Jatim juga merasa perlu mendamaikan suporter di wilayahnya yang selama ini terbagi menjadi dua kubu yaitu Aremania dan Bonek.

“Kami akan membangun sepakbola hanya dari dalam atau teknis, namun kami juga akan membangun sepakbola dari luar. Contohnya, kami akan mengumpulkan suporter untuk memberikan edukasi tentang banyak hal. Teknisnya akan dirumuskan, namun yang pasti akan mengumpulkan semua suporter dari Liga 1, 2 dan 3,” tutur Amir.

Meski demikian, tidak semua klub Jatim setuju dengan wacana penyatuan kasta tim yang terdegradasi dari Liga 2 dengan Liga 3. Salah satunya adalah Persekam Metro FC.

“Terlalu berat kalau digabung. Musim ini saja ada 40-an tim Liga 3 yang bermain di Jawa Timur, kemudian ada 32 klub Liga 3 yang tidak berkompetisi. Kalau ditotal ada 72 tim untuk memperebutkan tiket Jawa Timur, kemudian bertanding ke Liga 3 Nasional, ya tidak masuk akal,” ujar Manajer Metro FC, Slamet Suyono.

“Saya pikir PSSI sudah benar membagi 60 tim Liga 2 kemarin menjadi dua dan sayang sekali Metro harus terdegradasi musim depan. Tetapi, apapun keputusan PSSI nanti, kami tetap menerimanya, karena kami ini adalah anggota atau anaknya.”

Sementara itu, wakil ketua umum PSSI Joko Driyono yang dikonfirmasi terpisah menampung usulan dari Asprov Jatim tersebut. 

“Asprov Jatim menjadi salah satu Asprov yang kami perhatikan. PSSI mendengar dan PSSI memperhatikan, karena PSSI juga milik Asprov. Nanti pada Januari akan digodok dan diprensentasikan di forum kongres,” ungkap Joko. (gk-48)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup