Arema FC Protes Tak Diizinkan Coba Lapangan Stadion Gelora Bung Tomo

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Persebaya beralasan pelarangan berdasarkan imbauan dari kepolisian setempat.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Manajemen Arema FC menyampaikan protes kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya Surabaya yang tak mengizinkan mereka memakai Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk mencoba lapangan.

Arema dijamu Persebaya di Stadion GBT, Minggu (6/5). Satu hari sebelum laga, tim tamu berhak mendapatkan kesempatan mencoba lapangan yang dijadikan venue pertandingan seperti tercantum dalam regulasi pasal 16.

Kegagalan mencoba lapangan ini membuat Arema merasa kecewa. Media officer Sudarmaji mengatakan, lapangan Stadion GBT sangat diperlukan agar Arema bisa melakukan adaptasi.

“Sebenarnya kami sudah melakukan itikad baik baik dengan lisan, atau komunikasi dengan email. Dimulai tanggal 2 Mei kami berkomunikasi perihal tentang latihan Arema di Surabaya. Kami menyatakan latihan akan digelar pada sore hari jam 15:00 atau 16:00,” jelas Sudarmaji kepada Goal Indonesia.

“Namun mereka sendiri melalui Ram Surahman [sekretaris tim] menyarankan Arema latihan pagi saja pukul 08:00. Kami menerima itu, dan kami laporkan kepada pelatih yang saat itu tengah menyusun program tim ketika away melawan Persebaya.”

Namun pada 3 Mei, Arema menerima email dari Persebaya yang menyatakan Singo Edan tidak boleh menggelar latihan resmi. Surat itu dilampirkan imbauan dari pihak keamanan setempat.

“Tentu kami kecewa, karena tidak dikomunikasikan dengan kami lebih dahulu. Langsung melakukan pelarangan kepada kami. Kami sebenarnya juga sudah mempersiapkan pengamanan dari sisi internal dengan bantuan anggota TNI dengan jumlah sekian, tujuannya untuk mempermudah panpel Persebaya,” urainya.

“Kami kemudian mencoba menanyakan alternatif, mereka menyatakan bisa menjalani latihan di Stadion Joko Samudra [Gresik] Sabtu pagi. Tapi pada jam 19:00 malam kemarin, mereka menyatakan kami hanya bisa menggunakan lapangan Joko Samudro jam 10:00-11:00.”

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Tentu jam itu tidak masuk akal, dan akan menganggu program dari pelatih. Saat ditanya alternatif, mereka tidak memberikan alternatif, sehingga kami berinisiatif menggelar latihan sendiri di Stadion Tri Darma Gresik. Kejadian ini sudah kami laporkan kepada PT LIB [Liga Indonesia Baru].” (gk-48)

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Fajar Keemasan Untuk Si Merah
2. Ramos: Madrid Tidak Takut Pada Salah
3. Essien: Main Di Persib Pengalaman Bagus
4. Inter Nomor Satu Soal Jumlah Penonton
5. 25 Bintang El Clasico Bergaji Tertinggi

Tutup