Arema FC Lolos Ke 32 Besar Piala Indonesia 2018

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Kemenangan atas klub Liga 3 menjadi modal Arema meladeni Barito Putera di Liga 1.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Arema FC yang menurunkan sebagian besar pemain utamanya berhasil merebut tiket 32 Besar Piala Indonesia 2018 setelah menggasak klub Liga 3 Persekam Metro FC di Stadion Gajayana, Selasa (20/11) sore WIB. 

Makan Konate menyumbang dua gol di laga ini pada menit ke-29 dan 88. Sedangkan tiga gol lainnya dihasilkan Sunarto di menit kesembilan, Nasir (14), dan Johan Ahmat Farisi (32). Sedangkan satu-satunya gol tuan rumah dilesakkan Hendra Yusuf Adi Saputro pada menit ke-56.

Pelatih Milan Petrovic merasa senang atas perjuangan anak asuhnya. Menurut Petrovic, beban pemain yang gagal menang di Lamongan seolah hilang. Hasil ini membuat Arema menyambut laga melawan Barito Putera akhir pekan ini dengan kepercayaan diri tinggi.

“Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, laga ini adalah persiapan kami melawan Barito Putera. Tidak masalah jika mungkin ada perubahan skuat hampir 70 persen dibandingkan ketika melawan Persela. Pemain mampu memberikan kemampuan terbaik, bermain all out, tidak menganggap remeh,” tegas Petrovic.

Petrovic menilai wajar anak asuhnya mampu mencetak empat gol di babak pertama, tapi nyaris kehilangan sengatan di paruh kedua, dan mampu dijebol Metro FC.

“Memang di babak kedua ada penurunan tempo, tapi itu wajar dalam pertandingan sepakbola yang berjalan 90 menit. Tidak ada meremehkan, karena kami saat kebobolan mampu menambah satu gol lagi,” terangnya.

Petrovic juga memuji sejumlah pemainnya yang mampu tampil baik, salah satunya Rivaldy Bawuo yang kembali diturunkan setelah mengalami cedera lutut selama satu bulan.

“Rivaldi menunjukkan keinginan besar untuk bermain, dan dia bermain bagus setelah kembali dari cedera,” kata Petrovic.

Sementara itu, asisten pelatih Metro FC, Gunawan, menyatakan, kekalahan dari Arema wajar diterima anak asuhnya, karena secara kualitas dan pengalaman bertanding masih belum seimbang. Namun, dia memuji perjuangan anak asuhnya, terutama di babak kedua.

“Di babak pertama, pemain kami masih ada rasa segan, karena mungkin masih melihat nama besar pemain, sehingga mereka cenderung berhati-hati,” kata Gunawan.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Tetapi di babak kedua sepakbola khas Malang kami baru keluar, dan kami sempat memperkecil kedudukan, memperoleh tiga peluang emas. Saya akui pemain Arema sangat unggul kualitas, dan memiliki jam terbang lebih baik dibandingkan kami.” (gk-48)

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Indra Sjafri Siap Jadi Pelatih Indonesia U-23
2. Juventus Bergerak Cepat Angkut 'Andrea Pirlo Baru'
3. Giuseppe Bergomi Ungkap Penyesalan Dalam Kariernya
4. Kalah Dari Thailand, Indonesia Sudah Nothing To Lose
5. 20 Gelandang Terbaik Sepanjang Masa
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup