Arema FC Bertekad Pertahankan Trofi Piala Presiden

Komentar()
Manajemen berharap hasil musim lalu tak terulang lagi agar Stadion Kanjuruhan kembali dipadati penonton.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Arema FC bertekad mempertahankan trofi turnamen pramusim Piala Presiden yang berlangsung tahun depan sekaligus menjadi tolak ukur bagi pemain baru Singo Edan agar tidak jeblok di Liga 1.

Manajer umum Ruddy Widodo mengatakan, latihan Arema yang dilakukan di awal Desember ini bertujuan mempersiapkan diri di ajang tersebut. Menurutnya, manajemen tidak memberikan target tinggi, tapi pemain menginginkan hasil berbeda.

“Mungkin dari manajemen tidak ada target juara, kami mengejar permainan yang bagus agar di kompetisi resmi bisa mempersiapkan dengan baik. Soal juara itu mungkin menjadi bonus. Tapi saya pikir pelatih dan pemain yang sudah pernah juara musim lalu pasti ingin mempertahankan gelar Piala Presiden,” ujar Ruddy. 

Namun Arema mempunyai kenangan pahit setelah menjadi kampiun Piala Presiden musim ini. Anak asuh Joko Susilo itu selanjutnya menelan hasil buruk di Liga 1, dan mengakhiri musim di peringkat sembilan. Akibat performa buruk di kompetisi, jumlah penonton ke stadion menurun cukup drastis.

“Diakui memang penonton di Arema menurun jauh. Ada berbagai penyebab, salah satunya ya karena posisi peringkat kami yang ada di ranking ke sembilan. Tetapi di beberapa stadion lain juga mengalami hal serupa, kecuali mungkin Persija [Jakarta], Persib [Bandung] dan PSM [Makassar],” imbuh Ruddy.

Imbas menurunnya jumlah penonton berpengaruh terhadap pendapatan klub. Ruddy menyatakan, jika berjalan dengan benar, Sebenarnya ketidakhadiran penonton di stadion di laga kandang tidak menjadi masalah.

“Jika dikelola dengan baik, sebenarnya fee dari hak siar yang jumlahnya lumayan itu tadi bisa menutupinya. Tapi hingga kini masih belum ada kejelasan kapan dibayarnya, padahal liga sudah selesai. Kami berharap apa yang menjadi hak kami segera ditunaikanm, karena kewajiban kami sudah kami laksanakan,” tegasnya.

“Mungkin jika tahu begini kami tidak perlu disiarkan secara langsung, karena sebenarnya siaran langsung juga membuat penonton enggan datang. Dengan begitu kami juga akan mendapatkan pemasukan.” (gk-48)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Hadapi Paris Saint-Germain, Napoli Tanpa Lorenzo Insigne
Artikel Selanjutnya:
Robert Huth Sebut N’Golo Kante Sebagai Pemain Underrated
Artikel Selanjutnya:
Suara Pembaca Goal - Piala AFC U-19 2018: Qatar 6-5 Indonesia
Artikel Selanjutnya:
Dikalahkan Inter Milan, Gennaro Gattuso Enggan Salahkan Gianluigi Donnarumma
Artikel Selanjutnya:
Jadwal TV Siaran Langsung Sepakbola Hari Ini
Tutup